Kemenangan ini menegaskan kesiapan tim SMA Don Bosco Padang untuk mempertahankan gelar mereka tahun ini.
Pelatih SMA Don Bosco Padang, Ilham Orlando, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan timnya melaju ke final.
“Hari ini permainan dari anak-anak mulai meningkat dan mudah-mudahan di babak final nanti mereka dapat lebih meningkatkannya,” kata Ilham.
Ilham menambahkan, fokus utama timnya saat ini adalah menjaga kondisi fisik para pemain untuk menghadapi laga puncak.
“Lepas itu, baru nanti bagaimana strategi serta taktik akan menjadi perhatian kita,” ujarnya.
Di sisi lain, pelatih SMAN 10 Padang, Nurcholis Satrio Sidiq, menegaskan bahwa timnya telah tampil maksimal meski kalah.
“Kita sudah sampaikan kepada anak-anak, apapun hasilnya, berikanlah permainan yang terbaik di laga babak Fantastic Four ini,” kata Nurcholis.
Namun, laga ini juga diwarnai kabar duka dari SMAN 10 Padang. Beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, terjadi insiden kecelakaan yang menewaskan dua siswi sekolah tersebut.
Kabar duka ini mengejutkan tidak hanya pihak SMAN 10 Padang, tapi juga seluruh peserta Honda DBL Sumbar.
Untuk menghormati dan menyampaikan rasa duka, sebelum pertandingan dimulai, para pemain, official, supporter, dan tim DBL mengheningkan cipta sejenak.
Kemenangan ini membuat tim putra SMA Don Bosco akan menghadapi pemenang laga SMAN 2 Bukittinggi vs SMAN IT Insan Cendekia Payakumbuh.
Sebelumnya, tim putri SMAN Don Bosco telah lebih dulu lolos ke final pada Sabtu (23/8/2025), setelah mengalahkan SMAN 3 Bukittinggi. Selanjutnya akan menghadapi SMA Adabiah 2 Padang yang menumbangkan SMAN 3 Payakumbuh.(yud)
Editor : Heri Sugiarto