Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Sabalenka Pertahankan Gelar AS Terbuka

Eri Mardinal • Senin, 8 September 2025 | 07:00 WIB

Aryna Sabalenka berhasil mempertahankan gelar juara US Open (AS Terbuka) 2025 kemarin (7/9).
Aryna Sabalenka berhasil mempertahankan gelar juara US Open (AS Terbuka) 2025 kemarin (7/9).
PADEK.JAWAPOS.COM-Aryna Sabalenka berhasil mempertahankan gelar juara US Open (AS Terbuka) 2025 kemarin (7/9). Dia mengalahkan atlet tuan rumah Amanda Anisimova dengan skor 6-3, 7-6(3) pada laga final di Arthur Ashe Stadium.

Itu jadi gelar Grand Slam keempat sepanjang karier, sekaligus semakin menegaskan status Sabalenka sebagai petenis nomor 1 dunia. Meski unggul dua set langsung, tapi kemenangan lawan Anisimova tidak diraih dengan mudah. Sabalenka harus mengatasi beberapa momen kritis. Misalnya saat dia kehilangan servis pada kedudukan 5-4 di set kedua.

Seperti dilaporkan The Athletic, variasi permainan Sabalenka yang menggabungkan drop shot dan slice juga jadi kunci. Itu berbeda dengan Anisimova yang mengandalkan pukulan down-the-line berisiko tinggi.

Sabalenka menyebut jika dia belajar dari kekalahan. Sebelum menjuarai US Open 2025, atlet asal Belarus itu sempat paceklik gelar di lima turnamen, termasuk saat dia kalah dari Anisimova di semifinal Wimbledon pada Juli lalu. Selain itu, dia juga kalah dalam laga final Roland Garros 2025 dari Coco Gauff, serta kalah dari Madison Keys di final Autralian Open 2025.

”Setelah Australia Terbuka, saya pikir hal yang benar adalah melupakannya dan melanjutkan hidup, tetapi kemudian hal yang sama terjadi pada saya di Roland Garros. Setelah Roland Garros, saya pikir mungkin sudah waktunya belajar, karena saya tidak ingin hal itu terulang terus-menerus,” kata Sabalenka dikutip dari Punto de Break.

Sabalenka kemudian mencoba mengubah sesuatu. Yang paling utama adalah mengendalikan emosi. ”Setelah mencapai final ini, saya memutuskan untuk mengendalikan emosi saya. Saya tidak akan membiarkan emosi saya mendominasi saya, pola pikir saya hanyalah melangkah ke lapangan dan berjuang untuk setiap poin, apa pun situasinya,” beber Sabalenka.

Keberhasilan Sabalenka di US Open tidak hanya berbuah trofi, tapi dia juga membawa pulang hadiah uang sebesar USD 5 juta, itu adalah rekor tertinggi dalam sejarah tenis putri. Total, kini Sabalenka telah meraih empat gelar Grand Slam. Dia masih terpaut dua di belakang saingan utamanya, Iga Swiatek.

Sementara itu, Anisimova masih harus menunda keinginan meraih Grand Slam pertamanya. Sebelumnya, dia juga kalah di final Wimbledon 2025 dari Swiatek. (*)

 

Editor : Eri Mardinal
#as terbuka #Aryna Sabalenka #Arthur Ashe Stadium