Kemenangan ini menjadi momen penting bagi pelatih Mikel Arteta, setelah timnya sempat tertinggal di babak pertama.
Newcastle membuka keunggulan pada menit ke-35 melalui gol Woltemade. Berawal dari tendangan sudut pendek yang dieksekusi Tonali, bola dikirim ke kotak penalti Arsenal.
Gabriel yang berada di bawah tekanan striker Newcastle gagal mengantisipasi bola dengan sempurna, dan Woltemade memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sundulan keras ke pojok gawang, dan membawa Newcastle unggul 1-0.
Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk tuan rumah. Arsenal sempat frustrasi ketika VAR membatalkan penalti atas Gyokeres karena kontak yang dinilai minimal.
Meski demikian, Arsenal tetap mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang. Namun gagal mencetak gol hingga turun minum.
Gol penyama kedudukan akhirnya hadir pada menit ke-85 melalui Martin Ødegaard yang mengirimkan umpan silang dari tendangan sudut.
Merino berhasil menyundul bola melewati penjaga gawang Newcastle, memanfaatkan posisi di depan pemain lawan, sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Kemenangan Arsenal dipastikan pada menit ke-90+7. Kali ini dari tendangan sudut lainnya, Ødegaard kembali memberikan umpan ke dalam kotak penalti.
Gabriel berhasil menanduk bola dari jarak enam yard, tidak dapat dijangkau kiper Pope, dan membuat Arsenal membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Kemenangan ini menegaskan efektivitas Arsenal dalam memanfaatkan set piece, serta kemampuan tim untuk bangkit dari ketertinggalan di laga-laga penting Liga Premier.
Hasil ini membuat Arsenal naik ke posisi kedua klasemen Liga Premier dengan 15 poin, menggeser Crystal Palace, dan hanya berjarak dua poin dari Liverpool yang masih memimpin klasemen sementara.(*)
Editor : Heri Sugiarto