Pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 36 menit itu berakhir dengan skor 6-7(3), 7-5, 3-2 sebelum Sinner mundur karena kondisi fisiknya yang memburuk.
Cuaca lembap dengan kelembapan mencapai 90% membuat Sinner kesulitan bertahan.
Griekspoor, yang sebelumnya selalu kalah dari Sinner, menunjukkan empati terhadap lawannya dan berharap Sinner segera pulih.
Dengan kemenangan ini, Griekspoor melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemain Monako, Valentin Vacherot.
Pertandingan berlangsung ketat. Sinner memenangkan set pertama melalui tiebreak, kalah 5-7 di set kedua setelah sempat berada di ambang kemenangan, dan di set ketiga, saat skor 2-2, kram memaksanya berjalan pincang selama beberapa menit sebelum memutuskan mundur.
Kekalahan ini berdampak signifikan pada peringkat ATP Sinner. Mantan juara Shanghai tahun lalu ini kehilangan 950 poin, membuatnya tertinggal 1.340 poin dari peringkat satu dunia, Carlos Alcaraz.
Peluang Sinner untuk kembali menempati peringkat teratas setelah turnamen Vienna tertutup, sekaligus memperkuat posisi Alcaraz sebagai kandidat nomor satu dunia di akhir tahun.
Perkembangan ini menandai perubahan penting dalam perburuan gelar pemain nomor satu dunia, dengan Alcaraz semakin menjauh dari pesaingnya dan Sinner harus menyesuaikan strategi untuk sisa musim.(*)
Editor : Heri Sugiarto