Sekolah sepak bola yang berdiri sejak 2008 itu membina pemain usia dini melalui berbagai kelompok umur mulai dari KU 8 hingga KU 15.
SSB tersebut juga tercatat berprestasi, di antaranya meraih posisi tiga besar Liga Padangpariaman.
Sejumlah pemain mudanya telah menembus kompetisi regional, seperti Rehan Genta Ramadan yang menjadi Top Skor Soeratin U15 Sumbar serta Muhammad Hzaqy Putra Heyan yang kini memperkuat Semen Padang FC U20.
Kepala Pelatih SSB Basoka Pariaman, Budi Supardi, mengatakan pihaknya tidak melakukan seleksi untuk tim KU 10 dan KU 12 pada Padek Cup tahun ini. Seluruh pemain yang terdaftar akan diturunkan untuk menambah jam terbang.
“Semua anak yang ada di SSB Basoka Pariaman insyaallah ikut semua, kecuali yang berhalangan. Ini ajang bagi mereka untuk menambah pengalaman bertanding,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Budi menjelaskan karakter pemain muda yang dibinanya cenderung kuat dan agresif namun tetap terarah. Persiapan dilakukan dengan meningkatkan intensitas latihan dan menggelar laga uji coba dengan tim lain di Kota Pariaman.
“Anak-anak berkarakter keras dan terarah. Kami lakukan uji coba dengan tim se-kota dan menambah intensitas latihan,” katanya.
SSB Basoka Pariaman mengandalkan dukungan orang tua untuk pembiayaan. Sistem kekeluargaan diterapkan agar siswa yang kurang mampu tetap dapat mengikuti program latihan.
“Biaya kami mengandalkan orang tua. Kekurangannya ditutup dengan sistem kekeluargaan,” ujar Budi.
Menjelang turnamen, tim pelatih juga mengombinasikan berbagai gaya bermain dan drill latihan.
Fasilitas pendukung seperti alat latihan dan kebersihan lapangan turut ditingkatkan.
“Kami kombinasikan gaya bermain dan drill latihan. Peralatan latihan ditambah dan lapangan dibersihkan agar anak-anak nyaman,” jelasnya.
Budi menegaskan tujuan utama keikutsertaan di Padek Cup 2025 adalah meningkatkan pengalaman bertanding pemain usia dini, sekaligus berupaya meraih hasil terbaik.
“Visinya untuk menambah jam terbang dan kami usahakan anak-anak bisa juara,” katanya.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas permainan dan mental para pemain, sekaligus melampaui prestasi senior sebelumnya.(CR4)