Apresiasi tersebut disampaikan Yota Balad saat menerima Zikrha bersama orang tua, didampingi Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD, di Balai Kota Pariaman, Rabu (17/12/2025).
Zikrha meraih medali perak dari nomor Teqball Single Putri setelah kalah di final dari atlet tuan rumah Thailand, Jutatip Kuntatong, yang saat ini berstatus juara dunia teqball.
Yota Balad menyebut capaian tersebut sebagai prestasi membanggakan bagi Indonesia, Sumatera Barat, dan Kota Pariaman.
“Zikrha telah membawa harum nama daerah dan Indonesia. Kami ucapkan selamat dan semoga terus berprestasi di ajang nasional maupun internasional,” ujar Yota Balad.
Ia juga mendorong Zikrha untuk menjaga kesehatan, terus berlatih, dan tidak cepat berpuas diri agar mampu mempertahankan performa di kompetisi berikutnya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Pariaman memberikan beasiswa untuk mendukung penyelesaian pendidikan Zikrha yang masih menempuh studi tingkat akhir.
Zikrha Dwi Putri lahir di Pariaman pada 23 Desember 2004 dan merupakan mahasiswa STIT Syech Burhanuddin Pariaman, Program Studi Pendidikan PAUD.
Sebelumnya, Zikrha merupakan atlet sepak takraw binaan PPLP Sumatera Barat sejak 2018 dan meraih medali emas pada PON XXI Aceh–Sumut 2024.
Berdasarkan data resmi SEA Games 2025 per Rabu (17/12/2025) pukul 17.15 WIB, Indonesia menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan raihan 70 emas, 77 perak, dan 83 perunggu.(*)
Editor : Hendra Efison