Turnamen kelompok umur 10 tahun (U-10) dan 12 tahun (U-12) ini digelar Padang Ekspres di Lapangan Kampus 2 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (FIK UNP).
Sebanyak 80 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dari Sumatera Barat, Riau, dan Jambi ambil bagian.
Sejak pagi, lapangan dipadati pemain usia dini, pelatih, serta orang tua yang mendampingi peserta.
Padek Cup 2025 secara resmi dibuka Direktur Utama Padang Ekspres Mhd. Nazir Fahmi melalui tendangan perdana sebagai tanda dimulainya kompetisi.
Manajer Event Organizer Padang Ekspres, Two Efly, dalam sambutannya menyampaikan bahwa turnamen ini tetap dilaksanakan meski sempat dipertimbangkan untuk dijadwal ulang akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat.
“Setelah berbagai pertimbangan, kami melihat anak-anak juga membutuhkan aktivitas positif. Karena itu Padek Cup 2025 tetap dilaksanakan,” ujar Two Efly.
Ia menambahkan, Padek Cup telah menjadi agenda tahunan Padang Ekspres sebagai wadah pembinaan dan kompetisi sepak bola usia dini.
Sementara itu, Mhd. Nazir Fahmi mengatakan Padek Cup 2025 merupakan pelaksanaan ketiga sejak pertama kali digelar.
Turnamen ini secara konsisten mempertandingkan kelompok umur U-10 dan U-12.
“Tahun ini tercatat 80 tim mendaftar. Pesertanya tidak hanya dari Sumatera Barat, tetapi juga Riau dan Jambi,” kata Nazir Fahmi.
Ia menyebut antusiasme SSB terus meningkat dan Padek Cup telah masuk dalam agenda kompetisi sepak bola usia dini di Sumatera Barat.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diarahkan sebagai sarana pencarian bibit pemain serta pengisian aktivitas positif bagi anak-anak.
Menurutnya, banyaknya SSB di Kota Padang dan daerah sekitar membutuhkan ruang kompetisi berkelanjutan.
Padek Cup hadir sebagai wadah tersebut sekaligus didukung konsep media untuk memperkenalkan profil SSB peserta.
Padek Cup 2025 dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan dengan mempertandingkan puluhan laga dari kelompok U-10 dan U-12.(CR4)
Editor : Hendra Efison