Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Semen Padang FC vs Persija Jakarta: Bidik Tiga Poin demi Bangkit dari Zona Degradasi

Adetio Purtama • Senin, 22 Desember 2025 | 10:26 WIB

Pemain Semen Padang FC saat menjalani latihan persiapan jelang pertandingan.
Pemain Semen Padang FC saat menjalani latihan persiapan jelang pertandingan.
PADEK.JAWAPOS.COM—Meskipun sudah bergabung ke dalam tim dan menjalani laga persahabatan di Jakarta saat jeda kompetisi, tiga pemain asing baru Semen Padang FC, yakni Kianz Froese, Ravy Tsouka, dan Boubakary Diarra belum bisa diturunkan ketika Kabau Sirah—julukan Semen Padang FC—bertemu Persija Jakarta hari ini di Stadion H Agus Salim Padang.

Pasalnya menurut aturan, mereka baru bisa dimainkan saat putaran kedua BRI Super League. Ditinggal pemain asingnya, Bruno Gomes dan Filipe Chaby, tentu Semen Padang FC harus bekerja keras agar bisa mendapatkan 3 angka dari tim Macan Kemayoran—julukan Persija Jakarta.

Selain memperkecil jarak poin dengan tim sesama zona degradasi, kemenangan kali ini juga menjadi pelipur lara bagi masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) yang saat ini berjuang untuk pulih pascabencana banjir dan longsor yang terjadi akhir November lalu.

Di sisi tim tamu sendiri, Persija Jakarta, saat ini mereka berada dalam tren yang sangat bagus. Mereka meraih kemenangan di lima pertandingan terakhir dan berada di posisi kedua klasemen sementara BRI Super League dengan mengumpulkan 29 poin.

Meskipun demikian, Semen Padang FC masih memiliki peluang untuk bisa menang jika melihat data pertemuan terakhir mereka. Dari dua laga, baik Semen Padang FC maupun Persija sama-sama meraih satu kemenangan.

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic saat konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (21/12) mengatakan, selama libur jeda kompetisi, timnya memanfaatkan momen itu dengan melakukan training camp di Jakarta.

“Kami juga melakukan dua laga persahabatan lawan Bekasi FC dan Adhyaksa FC. Itu semua dilakukan untuk memantapkan kembali pola permainan tim,” katanya.

Ia menambahkan, dari hasil training camp dan laga persahabatan itu, mulai terlihat organisasi permainan sudah lebih baik dibandingkan pada laga-laga sebelumnya. Organisasi dalam permainan menurutnya memang menjadi salah satu kekurangan yang dimiliki Semen Padang FC dalam laga-laga terakhir.

“Apalagi lawan kami besok (hari ini) adalah Persija Jakarta yang saat ini berada di posisi kedua atau ketiga klasemen. Tentu perlu kerja keras agar bisa memenangkan laga di kandang ini,” ujarnya.

Dejan mengungkapkan, dalam jeda kompetisi, ia dan tim pelatih fokus dalam memperbaiki kelemahan yang selama ini terjadi dalam permainan. Terutama dalam kesalahan yang dilakukan oleh individu pemain saat jalannya pertandingan.

“Kami akui memang ada beberapa kesalahan yang dilakukan individu pemain, itu yang kami coba perbaiki. Mudah-mudahan apa yang telah kami persiapkan bisa diterapkan dengan baik di lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu, pemain bertahan Semen Padang FC, Angelo Meneses menambahkan, para pemain sudah mempersiapkan diri, mulai dari fisik dan mental dalam training camp lalu dan siap untuk mengaplikasikannya di lapangan ketika melawan Persija Jakarta.

“Kami tentu ingin menang. Kami ingin memberikan yang terbaik bagi para suporter yang datang ke stadion dan masyarakat Sumbar pada umumnya,” pungkasnya.

Terpisah, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza memastikan kondisi timnya berada dalam situasi yang sangat positif. Ia menyebut seluruh pemain menunjukkan sikap profesional selama masa persiapan, dengan fokus dan determinasi tinggi untuk menjaga konsistensi berada di jalur kemenangan.

“Semua persiapan telah dilakukan dengan baik. Kami memahami tanggung jawab untuk pertandingan besok (hari ini). Konsentrasi dalam persiapan sangat penting, dan para pemain diharapkan bisa tetap fokus saat pertandingan. Mereka juga sudah tidak sabar untuk segera memulai laga ini. Kami memiliki harapan besar,” ujar Mauricio.

Mauricio pun menilai jeda kompetisi justru memberi energi tambahan bagi timnya. Menurutnya, para pemain memiliki motivasi besar untuk kembali bertanding dan menunjukkan performa terbaik, meski menyadari laga melawan Semen Padang tidak akan berjalan mudah.

“Seperti yang saya sampaikan, tim kami memiliki motivasi tinggi karena sudah cukup lama tidak bermain. Pertandingan ini tentu tidak akan mudah karena kami akan menghadapi Semen Padang. Namun, kami tetap fokus sepenuhnya untuk laga ini,” ucap Mauricio lagi.

Meski Semen Padang saat ini masih berada di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-17 dengan koleksi tujuh poin, Mauricio menegaskan bahwa situasi tersebut sama sekali tidak membuat Persija meremehkan lawan. (adt)

Editor : Adetio Purtama
#persija jakarta #tiga poin #semen padang fc #zona degradasi #BRI Super League