Emery menegaskan insiden itu hanya karena rutinitas pasca-pertandingan dan cuaca yang dingin.
Setelah pertandingan berakhir, Arteta sempat memberikan pelukan singkat kepada staf pelatihnya sebelum menuju bangku cadangan untuk menyapa Emery. Namun, Emery telah lebih dulu berjalan ke lorong setelah bersalaman dengan wasit keempat Thomas Kirk.
"Hal ini sederhana. Rutinitas saya selalu cepat, saya bersalaman lalu menuju ruang ganti bersama staf dan pemain,” Emery seperti dilansir dari BeiN Sport.
Ia menambahkan, “Saya menunggu, tentu saja Arteta senang. Dia bersama stafnya. Saya memutuskan untuk masuk. Tapi bagi saya, tidak masalah.”
Sementara itu dalam wawancara dengan Sky Sports, Emery menekankan bahwa rutinitasnya adalah menghampiri pelatih lawan, bersalaman, lalu masuk. “Jika lawan tidak mengikuti aturan yang sama, saya tidak bisa menunggu… cuacanya juga dingin,” imbuhnya.
Sementara itu, Arteta menanggapi insiden ini dengan santai. “Kalian melihat sendiri, tapi tidak apa-apa, semuanya baik-baik saja. Ini bagian dari permainan dan bukan hal yang tidak biasa,” ungkapnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto