FIFA melaporkan pendaftaran tiket melalui sistem Random Selection Draw dibuka sejak 11 Desember 2025 dan menerima rata-rata 10 juta permintaan per hari.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut angka tersebut melampaui total akumulasi tiket Piala Dunia yang terjual sejak edisi pertama tahun 1930 hingga 2022.
“Dalam 15 hari pertama, jumlah permintaan sudah melampaui total tiket yang pernah dijual FIFA sepanjang sejarah Piala Dunia,” ujar Infantino, dikutip dari ESPN, 26 Desember 2025.
FIFA menyatakan kondisi ini menyebabkan sistem tiket oversubscribed. Dari total 104 pertandingan, hanya sekitar 7 juta tiket tersedia di stadion-stadion Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Jumlah permintaan saat ini mencapai sekitar 30 kali lipat dari kapasitas total tiket yang disediakan FIFA untuk turnamen tersebut.
FIFA menjelaskan lonjakan dipengaruhi oleh format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim peserta, sehingga meningkatkan jumlah negara dan basis pendukung.
Faktor lain adalah infrastruktur stadion di Amerika Utara yang dinilai mudah diakses oleh penggemar internasional.
FIFA juga mencatat tingginya minat publik karena Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi turnamen terakhir bagi sejumlah pemain senior yang masih aktif di level internasional.
Pendaftaran fase undian acak akan ditutup pada 13 Januari 2026 pukul 11.00 waktu setempat (ET).
Hasil undian akan diumumkan kepada pemohon melalui surat elektronik pada akhir Januari 2026.
Bagi pemohon yang terpilih, FIFA akan menjalankan proses pembayaran otomatis pada 9–22 Februari 2026 melalui kartu kredit yang telah didaftarkan.
FIFA mengingatkan penggemar agar tidak membeli tiket dari pihak ketiga atau situs tidak resmi.
“Kami mengimbau penggemar hanya membeli tiket melalui FIFA.com/tickets guna memastikan keabsahan tiket,” tulis FIFA melalui akun resmi X pada awal Januari 2026. (CR3)
Editor : Hendra Efison