Padahal, Mateta yang merupakan pencetak gol terbanyak Palace musim ini telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Milan dan hanya menunggu proses finalisasi.
Palace Tahan Transfer Karena Belum Punya Pengganti
Mateta menunggu lampu hijau untuk terbang dari London ke Milan guna menjalani tes medis dan menandatangani kontrak tiga setengah tahun.
Namun Palace menahan kepindahan tersebut karena belum menemukan pengganti yang dianggap sepadan.
Keputusan itu membuat Mateta mengunggah emoji kecewa di Instagram.
Dailymail melaporkan bahwa Palace sebelumnya berupaya mendatangkan Jorgen Strand Larsen dari Wolves. Nilai sebesar £45 juta ditambah £5 juta add-ons telah disepakati, tetapi struktur pembayaran menjadi kendala.
Situasi tersebut membuat perekrutan terhenti dan langsung menghambat proses penjualan Mateta.
Pelatih Oliver Glasner sebelumnya menegaskan bahwa klub masih berusaha mendatangkan pemain baru sebelum tenggat bursa transfer hari Senin (2/2/2026).
“Marc [Guehi] pergi dua minggu lalu dan tidak ada pemain pengganti. Anda bisa bayangkan betapa sulitnya – setiap tim ingin menjalani musim yang sukses, jadi tidak mudah mendapatkan pemain di akhir Januari,” ujar Glasner.
Mateta Dicoret dari Skuad, Kondisi Tak Ideal
Glasner memastikan Mateta tidak ikut dalam lawatan ke Nottingham Forest pada Minggu. Menurutnya, spekulasi transfer membuat kondisi sang pemain tidak berada pada level terbaik untuk tampil.
“Kami membutuhkan setiap pemain dalam kondisi terbaik dan JP tidak berada pada level terbaik sekarang,” kata Glasner.
Pelatih asal Austria itu sebelumnya juga mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan klub pada akhir musim, namun menegaskan fokusnya tetap pada kestabilan tim di tengah bursa transfer yang dinamis.
Palace saat ini berada di peringkat ke-15 Premier League dan telah kehilangan bek utama Marc Guehi yang bergabung ke Manchester City pada bursa musim dingin ini.
Situasi tersebut membuat klub bergerak lebih hati-hati dalam melepas pemain penting lainnya.
Hingga saat ini belum ada perkembangan final, dan proses negosiasi kedua klub masih berlangsung dalam tekanan waktu yang semakin menipis. (*)
Editor : Heri Sugiarto