Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim, terkhusus Semen Padang FC, yang sampai saat ini masih berjuang untuk keluar dari zona degradasi.
Berdasarkan klasemen sementara hingga pekan ke-22, Semen Padang FC berada di peringkat ke-17 dengan koleksi 16 poin dari 22 pertandingan. Tim Kabau Sirah mencatatkan 4 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 14 kekalahan.
Sementara itu, The Guardians—julukan Bhayangkara FC—menempati posisi kedelapan klasemen dengan 32 poin dari 22 laga, hasil dari 9 kemenangan, 5 seri, dan 8 kekalahan. Secara statistik, Bhayangkara FC juga memiliki produktivitas gol dan pertahanan yang lebih stabil dibanding Semen Padang.
Terlihat, dalam lima pertandingan terakhir, Kabau Sirah mencatatkan hasil yang belum konsisten. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Malut United, kalah 0-3 dari Arema FC, menang 1-0 atas Persita, imbang 0-0 kontra PSM Makassar, dan bermain imbang 3-3 melawan Bali United.
Di sisi lain, Bhayangkara FC tampil lebih impresif. Mereka meraih kemenangan 4-3 atas Persik, menang 2-1 melawan Persebaya, kalah 1-2 dari Borneo FC, menang 2-1 atas Malut United, serta bermain imbang 1-1 kontra Persita.
Selain itu jika dilihat dari pertemuan kedua tim sebelumnya musim ini, Bhayangkara FC berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Semen Padang. Catatan tersebut menjadi modal psikologis bagi tim tuan rumah jelang laga pekan ke-23.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic pada konferensi pers jelang pertandingan, Senin (23/2) mengungkapkan, waktu persiapan yang dilakukan timnya untuk laga melawan Bhayangkara FC terbilang cukup singkat.
Dengan hanya berselang 4 hari dari pertandingan sebelumnya, tentu ia dan para pemain harus mampu beradaptasi dan secepatnya memfokuskan diri pada laga lawan Bhayangkara.
“Saat ini semua tim kan harus menjalani laga tiap 4 hari. Mau tak mau kami harus juga cepat untuk mempersiapkan diri dan strategi. Apalagi lawan yang kami hadapi adalah tim yang dari pertandingan mereka sebelumnya sangat konsisten meraih hasil positif,” jelasnya.
Semen Padang FC sendiri menurut Dejan harus bekerja keras untuk pertandingan esok, karena mereka tidak diperkuat oleh tiga orang pemain. Di antaranya Alhassan Wakaso, Angelo Meneses, dan Guillermo Fernandez.
“Untuk Wakaso dan Guillermo, mereka ada sedikit masalah pada kaki. Sementara Angelo terkena akumulasi kartu kuning. Selebihnya para pemain kami siap untuk turun pada laga nanti,” kata pelatih asal Serbia itu.
Lebih lanjut Dejan mengatakan, target yang diusung oleh Semen Padang FC masih sama dengan laga-laga sebelumnya, terutama away, yakni sebisa mungkin untuk mencuri poin.
“Karena kami masih di zona degradasi, dan terus mencoba memangkas poin dengan tim di zona aman, maka setiap poin itu penting bagi kami,” ungkapnya.
Sementara itu, bek kiri Semen Padang FC, Ambrizal Umanailo mengakui memang jadwal pertandingan di pekan-pekan ini sangat padat. Tapi baginya dan para pemain hal itu tidak menjadi masalah. Bahkan Umanailo menyebut, para pemain sudah siap untuk menampilkan permainan terbaik.
“Seperti yang pelatih bilang, kami harus sebisa mungkin untuk mencuri poin di laga tandang. Dan jika berhasil tentu langkah kami bisa sedikit lebih mudah untuk keluar dari zona degradasi,” pungkasnya. (adt)
Editor : Adetio Purtama