Pertandingan harus berlanjut hingga babak perpanjangan waktu setelah Jagiellonia Białystok berhasil menghapus defisit tiga gol dari leg pertama. Bartosz Mazurek tampil dominan dengan mencetak hattrick.
Gol pertama pemain berusia 19 tahun itu tercipta pada menit ke-23 setelah memanfaatkan umpan Afimico Pululu. Mazurek menggandakan keunggulan pada menit ke-45+3 melalui bola yang terdefleksi pemain Jagiellonia sehingga Jagiellonia unggul 2-0 saat turun minum.
Mazurek menyamakan agregat menjadi 3-3 pada menit ke-49 setelah tendangannya gagal diantisipasi David de Gea yang masuk di babak di babak kedua.
Fiorentina baru mampu merespons di babak perpanjangan waktu (extra time). Nicolò Fagioli memecah kebuntuan tuan rumah pada menit ke-107 melalui tendangan voli setelah kiper Sławomir Abramowicz gagal menyapu bola dengan sempurna.
Pada menit ke-114, tekanan dari lini serang Fiorentina memaksa kapten Jagiellonia, Taras Romanczuk, melakukan gol bunuh diri yang mengubah kedudukan agregat menjadi 5-3.
Drama berlanjut pada menit ke-118 saat Jesús Imaz mencetak gol keempat bagi Jagiellonia melalui tembakan jarak jauh.
Namun, upaya tim tamu untuk memaksakan adu penalti terhambat setelah Bernardo Vital menerima kartu merah pada menit ke-120 akibat kartu kuning kedua. Skor 2-4 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan hasil ini, Fiorentina yang merupakan finalis dua kali kompetisi ini akan melaju ke babak 16 besar. Skuad asuhan Paolo Vanoli tersebut dijadwalkan mengikuti undian pada hari Jumat ini untuk menentukan lawan berikutnya, di mana mereka berpotensi menghadapi Strasbourg atau Raków Częstochowa.
Sementara itu, Jagiellonia Białystok harus tersingkir meski mencatatkan kemenangan impresif di Italia.(*)
Editor : Heri Sugiarto