Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menyebut kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi seluruh elemen tim untuk terus berjuang mempertahankan posisi di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia.
“Kemenangan ini harus menjadi bahan bakar bagi seluruh elemen tim untuk terus berjuang mempertahankan posisi Kabau Sirah di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia,” kata Moulevey, Selasa (10/3/2026).
Ia menyoroti peran pelatih baru Semen Padang FC, Imran Nahumarury, yang dinilai memikul tanggung jawab besar untuk meracik tim agar mampu bertahan di kasta tertinggi sepakbola nasional pada musim depan.
Menurut Moulevey, kemenangan atas PSBS Biak menunjukkan bahwa Kabau Sirah masih memiliki peluang besar untuk bangkit jika mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhir musim.
Ia menegaskan bahwa tugas utama pelatih baru tersebut adalah memastikan Semen Padang FC tetap bertahan di kompetisi teratas sepakbola Indonesia musim depan melalui strategi dan komposisi tim yang tepat.
Moulevey juga menaruh harapan terhadap pengalaman Imran di sepakbola nasional, termasuk rekam jejaknya yang pernah membawa Malut United promosi dari Liga 2 ke Liga 1 dan menjadikan klub asal Maluku Utara tersebut sebagai tim yang disegani di kompetisi nasional.
“Dengan rekam jejak tersebut, kami berharap Imran mampu membawa Semen Padang FC meraih kemenangan di sisa pertandingan musim ini,” ujarnya.
Apresiasi terhadap kemenangan Kabau Sirah juga disampaikan penasihat tim Semen Padang FC, Andre Rosiade.
Ia menilai tiga poin yang diraih dalam pertandingan tersebut sangat penting bagi perjuangan tim menghadapi sisa kompetisi musim ini.
“Alhamdulillah, tiga poin krusial berhasil kita amankan di pertandingan hari ini melawan PSBS Biak. Kemenangan Semen Padang FC kali ini bukan sekadar angka, tapi bukti kerja keras seluruh tim di lapangan,” ujar Andre melalui unggahan media sosialnya, Senin (9/3/2026).
Pertandingan antara PSBS Biak dan Semen Padang FC berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada Senin (8/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Dalam laga tersebut, Semen Padang FC berhasil mengamankan kemenangan penting dengan skor 2-0 berkat dua gol penyerang asal Spanyol, Guillermo Fernández.
Babak pertama berlangsung ketat dengan duel sengit di lini tengah sehingga kedua tim belum mampu mencetak gol hingga turun minum dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Semen Padang FC melakukan sejumlah pergantian pemain yang meningkatkan intensitas serangan dan membuka peluang untuk memecah kebuntuan.
Gol pertama tercipta pada menit ke-70 melalui Guillermo Fernández yang memanfaatkan umpan dari Irsyad Maulana dan membawa Kabau Sirah unggul 1-0.
PSBS Biak mencoba merespons dengan meningkatkan tekanan, namun hingga akhir pertandingan upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Guillermo Fernández kemudian memastikan kemenangan Semen Padang FC melalui gol keduanya pada menit 90+5 yang mengubah skor menjadi 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan pada menit 90+7.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Semen Padang FC untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim dalam menghadapi sisa pertandingan BRI Super League musim 2025/2026.(*)
Editor : Hendra Efison