Preview Bayern vs Atalanta Leg 2
Bayern Munich berada dalam posisi unggul usai kemenangan 6-1 pada leg pertama. Pada pertandingan tersebut, Jamal Musiala turut mencetak gol saat timnya mencatatkan salah satu performa paling lengkap di bawah pelatih Vincent Kompany.
Pada leg kedua, Harry Kane tampil sebagai starter sekaligus kapten. Ini menjadi kali pertama Kane mengenakan ban kapten Bayern di Liga Champions, setelah sebelumnya dua kali menjadi kapten di Bundesliga dengan catatan satu kemenangan dan satu kekalahan.
Kompany melakukan enam perubahan susunan pemain dibandingkan laga terakhir melawan Leverkusen. Nama-nama seperti Minjae Kim, Tom Bischof, Leon Goretzka, Raphael Guerreiro, dan Lennart Karl masuk dalam line-up.
Di kubu lawan, pelatih Raffaele Palladino melakukan tujuh perubahan dari pertandingan sebelumnya. Pemain yang tetap dipertahankan antara lain Giorgio Scalvini, Lorenzo Bernasconi, Mario Pasalic, dan Gianluca Scamacca.
Statistik Kunci dan Rekor
Bayern memiliki catatan kuat di babak 16 besar Liga Champions. Klub Jerman tersebut berhasil lolos dalam 13 dari 14 kesempatan terakhir di fase ini, termasuk enam musim berturut-turut sejak 2019.
Di kandang, Bayern juga tampil konsisten dengan hanya satu kekalahan dalam 27 pertandingan terakhir Liga Champions, dengan rincian 21 kemenangan dan 5 hasil imbang.
Dalam duel dua leg kompetisi UEFA, Bayern memenangkan 28 dari 29 pertandingan setelah menang di leg pertama tandang. Mereka juga tidak pernah kalah dengan selisih lebih dari empat gol di kompetisi UEFA.
Sementara itu, Atalanta mencatatkan kekalahan 6-1 pada leg pertama, yang menjadi pertama kalinya mereka kebobolan enam gol di kompetisi Eropa. Hasil tersebut juga menyamai kekalahan terbesar mereka di kompetisi UEFA.
Catatan Pemain dan Peluang Laga
Harry Kane mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir Bayern di babak 16 besar Liga Champions dengan total lima gol.
Ia membutuhkan dua gol tambahan untuk mencapai 50 gol di kompetisi ini, yang akan menjadikannya pemain Inggris pertama dengan capaian tersebut.
Di sisi Atalanta, Gianluca Scamacca tetap menjadi bagian dari lini depan bersama pemain yang dipertahankan seperti Isak Hien, Lorenzo Bernasconi, Mario Pasalic, dan Kamaldeen Sulemana.
Atalanta menghadapi defisit lima gol dari leg pertama. Situasi ini menjadi tantangan besar dalam upaya membalikkan agregat pada leg kedua.
Jaga Standar Permainan meski Unggul Agregat
Vincent Kompany menegaskan pentingnya menjaga standar permainan meski unggul agregat besar. Menurut dia, perannya adalah memimpin dengan contoh, namun performa tetap harus dibuktikan di lapangan.
"Dukungan sekitar 75.000 penonton di stadion sebagai faktor penting untuk menjaga intensitas dan kerja keras tim," kata Kompany jelang laga, dikutip dari laman UEFA.
Selain itu, ia menilai sulit memprediksi pendekatan Atalanta di leg kedua. Menurutnya, setelah menghadapi Inter dan meraih hasil baik, Atalanta tampil solid, berbahaya, dan mampu menyulitkan lawan.
Baca Juga: Mbappe Masih Pimpin Top Skor Liga Champions 2025/2026 dengan 13 Gol, Cetak 2 Hattrick
Ia juga menegaskan bahwa Bayern akan siap menghadapi berbagai kemungkinan dalam pertandingan ini.(*)
Editor : Heri Sugiarto