Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Terinspirasi LeBron James, Lamine Yamal Yakin Comeback Bukan Keajaiban di Laga Atletico vs Barcelona UCL 2026

Heri Sugiarto • Rabu, 15 April 2026 | 00:47 WIB
Bintang Barcelona, Lamine Yamal yakin bisa comeback di kandang Atletico Madrid pada laga perempat final leg kedua Liga Champions 2026 yang berlangsung di Stadion Metropolitano, malam ini.(Foto: X @FCBarcelona)
Bintang Barcelona, Lamine Yamal yakin bisa comeback di kandang Atletico Madrid pada laga perempat final leg kedua Liga Champions 2026 yang berlangsung di Stadion Metropolitano, malam ini.(Foto: X @FCBarcelona)

PADEK.JAWAPOS.COM-Laga perempat final Liga Champions UEFA mempertemukan Atletico Madrid vs Barcelona di Riyadh Air Metropolitano, Madrid, Rabu (15/4/2026) pukul 02.00 WIB. Barcelona tertinggal 0-2 dari leg pertama dan wajib melakukan comeack untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.

Ujian Terberat Era Hansi Flick & Pertahanan Khas Simeone

Barcelona asuhan Hansi Flick mengakui tantangan besar untuk membalikkan keadaan di kandang lawan. Flick menuntut timnya bermain disiplin, berani, dan tetap menjaga identitas permainan menyerang mereka.

Pertandingan ini menjadi ujian mental paling berat musim ini, mengingat Barcelona belum pernah berhasil membalikkan defisit dua gol di leg tandang fase gugur Liga Champions.

Sementara itu Atletico Madrid yang dilatih Diego Simeone berada dalam posisi unggul setelah menang 2-0 di leg pertama. Mereka diperkirakan kembali mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat untuk menjaga keunggulan.

Lamine Yamal Yakin Bisa Comeback

Winger muda Lamine Yamal menegaskan keyakinannya bahwa Barcelona masih bisa membalikkan keadaan. Meski baru berusia 18 tahun, ia menjadi salah satu suara penting di ruang ganti Blaugrana.

“Kami ingin lolos ke semifinal dan akan memberikan segalanya untuk itu. Kami harus bermain dengan gaya kami, intensitas tinggi, tapi tanpa meninggalkan identitas,” ujar Yamal kepada wartawan dalam jumpa pers jelang laga.

Ia juga menegaskan bahwa peluang Barcelona belum tertutup. “Comeback bukanlah keajaiban. Kami memang tertinggal 2-0, tapi saya percaya pada tim ini. Kami yakin ini belum berakhir dan comeback sangat mungkin terjadi.”

Yamal bahkan mengaku terinspirasi oleh ikon olahraga dunia, LeBron James, yang ia lihat sebagai simbol mental juara. Ia juga menegaskan perannya di tim sebagai salah satu pemimpin muda.

“Saya melihat diri saya sebagai salah satu pemimpin, tapi bukan satu-satunya. Kami punya pemain kelas dunia. Ini bukan hanya tentang saya,” katanya.

Menjelang laga, Yamal juga menyampaikan pesan untuk fans Barcelona.
“Kami akan berlari sampai menit akhir, bertarung sampai selesai. Kami semua culers dan akan memberikan segalanya.”

Ia juga mengenang comeback legendaris Barcelona 6-1 atas PSG yang menjadi inspirasinya, saat Neymar Jr tampil luar biasa.

“Saya sudah menonton 6-1 itu berkali-kali. Neymar adalah idola saya sejak kecil. Saya berharap suatu hari dia bisa kembali ke panggung besar seperti itu.”

Kondisi Skuad Barcelona & Atletico

Pau Cubarsí absen akibat kartu merah di leg pertama. Sementara Raphinha dan Andreas Christensen masih cedera. Frenkie de Jong sudah kembali memperkuat lini tengah Blaugrana.

Di sisi Atletico, Jan Oblak berpeluang kembali setelah cedera, sementara beberapa pemain seperti José Giménez dan David Hancko masih diragukan. Namun Marc Pubill harus absen karena suspensi.

Prediksi Laga: Tekanan Total Barcelona

Barcelona diprediksi akan langsung menyerang sejak awal untuk mengejar defisit dua gol. Atletico akan bermain lebih pragmatis dan menunggu kesalahan lawan untuk menghukum lewat serangan balik.

Jika Barcelona mencetak gol cepat, momentum bisa berubah drastis. Namun jika Atletico bertahan solid, peluang comeback akan semakin sulit.

Laga ini bukan hanya soal taktik, tetapi juga mentalitas. Barcelona harus menjaga keseimbangan antara agresivitas dan ketenangan.

Atletico, sebaliknya, sangat berpengalaman dalam mengelola keunggulan di fase gugur. Efisiensi mereka dalam memanfaatkan peluang bisa menjadi pembeda utama.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Hansi Flick #atletico vs barcelona #diego simeone #Liga Champions 2026 #lamine yamal