Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Borneo FC vs Persik Kediri: Perburuan Gelar dan Jauhi Zona Degradasi

Heri Sugiarto • Rabu, 29 April 2026 | 11:39 WIB
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, memberikan keterangan pers jelang laga melawan Persik Kediri pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26.(Foto: Ileague)
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, memberikan keterangan pers jelang laga melawan Persik Kediri pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26.(Foto: Ileague)

PADEK.JAWAPOS.COM-Borneo FC Samarinda akan menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (29/4) pukul 15.30 WIB.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan tekanan berbeda: Borneo FC memburu gelar, sementara Persik Kediri berupaya menjauh dari ancaman degradasi.

Pertandingan ini krusial karena hasilnya dapat memengaruhi persaingan papan atas sekaligus pertarungan di zona bawah klasemen.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes menegaskan tidak ada laga mudah di fase akhir kompetisi. Menurutnya, tekanan target membuat setiap tim tampil maksimal.

“Menurut saya, pertandingan yang kita punya bukan lebih mudah daripada pertandingan yang punya mereka. Kita sama-sama berjuang untuk mencapai target,” ujarnya.

Ia menambahkan, baik Borneo FC maupun Persik Kediri memiliki motivasi tinggi dengan tujuan berbeda, yang justru membuat laga semakin sulit.

“Di fase akhir kompetisi, semua pertandingan pasti sulit. Kita ingin capai target, mereka juga ingin keluar dari zona yang tidak nyaman,” kata pelatih asal Brasil tersebut.

Kabar baik datang bagi Borneo FC yang dipastikan tampil dengan kekuatan penuh. Kondisi ini menjadi modal penting dalam menjaga konsistensi performa tim.

Saat ini, Pesut Etam berada di peringkat kedua klasemen dengan 66 poin, jumlah yang sama dengan Persib di posisi puncak. Kemenangan akan menjaga peluang mereka dalam perebutan gelar musim ini.

Sementara itu, Persik Kediri berada di peringkat ke-12 dengan 33 poin, relatif lebih aman namun belum sepenuhnya lepas dari tekanan papan bawah.

Adapun zona merah saat ini ditempati oleh Madura United (26 poin), Semen Padang (20 poin), dan PSBS Biak (18 poin). Kondisi ini membuat Persik tetap membutuhkan tambahan poin untuk menjaga jarak aman.

Pemain Borneo FC, Muhammad Alfharezzi Buffon, menyebut timnya dalam kondisi siap meski memiliki waktu pemulihan terbatas.

“Untuk persiapan tim, kita sudah sangat siap. Pertandingan ini tidak mudah karena melawan tim besar seperti Persik Kediri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa motivasi tim justru meningkat jelang akhir musim.

“Kita punya waktu persiapan yang sedikit, tapi semua pemain punya motivasi tinggi untuk menyelesaikan sisa laga,” tambahnya.

Di sisi lain, Persik Kediri diprediksi akan tampil dengan motivasi tinggi demi menghindari zona degradasi. Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan yang bisa dimaksimalkan untuk mencuri poin penting.

Situasi ini membuat laga diperkirakan berlangsung ketat, tidak hanya dari sisi kualitas, tetapi juga mental bertanding.

Laga ini menjadi ujian konsistensi bagi Borneo FC dalam perburuan gelar. Kemenangan akan menjaga peluang mereka tetap terbuka di papan atas.

Sebaliknya, bagi Persik Kediri, hasil positif menjadi kunci untuk menjauh dari tekanan zona degradasi.

Dengan fase akhir kompetisi yang semakin ketat, setiap poin kini menjadi penentu arah akhir musim bagi kedua tim.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#klasemen BRI Super League 2025/26 #Borneo FC vs Persik Kediri #Borneo FC kejar gelar #Persik Kediri zona degradasi #Fabio Lefundes