Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Penalti Arsenal Dibatalkan VAR di Markas Atletico, Ini Penjelasan Resmi UEFA

Heri Sugiarto • Jumat, 1 Mei 2026 | 22:05 WIB
Pelatih dan pemain Arsenal FC menyapa para pendukung usai pertandingan semifinal Liga Champions di markas Atletico Madrid.(Foto: UEFA.com)
Pelatih dan pemain Arsenal FC menyapa para pendukung usai pertandingan semifinal Liga Champions di markas Atletico Madrid.(Foto: UEFA.com)

PADEK.JAWAPOS.COM-Arsenal pulang dari markas Atletico Madrid dengan hasil imbang 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB.

Namun hasil tersebut dibayangi sorotan tajam terhadap keputusan krusial VAR yang mengubah jalannya pertandingan, terutama insiden dibatalkannya penalti Arsenal yang memicu kemarahan Pelatih Mikel Arteta.

UEFA akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait keputusan VAR tersebut.

VAR Benarkan Penalti Atletico: Handball Ben White

Laga di Estadio Metropolitano berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal. Arsenal unggul lebih dulu melalui penalti Viktor Gyokeres pada babak pertama.

Atletico menyamakan kedudukan pada menit ke-56. Awalnya, wasit Danny Makkelie tidak memberikan penalti, namun VAR memintanya melakukan tinjauan ulang.

Dalam penjelasan teknis resmi UEFA untuk laga ini, disebutkan bahwa: “Pemain Arsenal nomor 4 menyentuh bola dengan lengan kiri yang menjauh dari tubuh dan membuat tubuhnya lebih besar.”

Nomor tersebut merujuk pada Ben White, yang tertangkap kamera melakukan handball. Berdasarkan aturan, posisi lengan yang memperbesar area tubuh membuat insiden itu dikategorikan sebagai pelanggaran handball yang layak dihukum penalti.

Julian Alvarez kemudian mengeksekusi bola dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Kontroversi Menit 78: Penalti Arsenal Dianulir VAR

Drama terbesar muncul pada menit ke-78. Wasit Makkelie awalnya memberi penalti untuk Arsenal setelah Eberechi Eze terlihat dijatuhkan oleh bek Atletico, David Hancko.

Namun VAR kembali memanggil sang wasit untuk meninjau insiden tersebut melalui monitor di pinggir lapangan (on-field review). Setelah melihat ulang, Makkelie membatalkan keputusannya.

UEFA dalam penjelasan teknisnya merinci insiden ini sebagai berikut: “Pemain Atletico nomor 17 tidak melakukan pelanggaran terhadap lawan.”

Nomor 17 merujuk pada David Hancko, dan UEFA menegaskan bahwa kontak yang terjadi tidak cukup signifikan untuk dianggap pelanggaran. Karena itu, penalti yang awalnya diberikan untuk Arsenal harus dibatalkan.

Arteta Sangat Tidak Puas

Usai pertandingan, keputusan tersebut langsung memicu protes keras dari para pemain dan pelatih Arsenal. 

Mikel Arteta terlihat berang di pinggir lapangan dan kembali mengkritik kualitas keputusan wasit dalam konferensi pers usai pertandingan.

Arteta menilai Eze jelas menerima kontak yang memengaruhi pergerakannya dan merasa penalti seharusnya tetap diberikan.

“Setelah kembali ke ruang ganti dan melihat insiden itu, saya sangat kecewa dan marah. Keputusan itu melanggar aturan dan mengubah jalannya laga. Ini benar-benar tidak bisa diterima,” tegas Arteta.

Ia menilai VAR terlalu lama mengambil keputusan dan tidak menemukan dasar yang jelas untuk membatalkan penalti.

“Yang membuat saya benar-benar marah adalah bagaimana penalti itu bisa dianulir ketika ada kesalahan jelas dan nyata. Wasit melihat tayangan itu lebih dari 13 kali. Pada level ini, keputusan seperti itu tidak boleh terjadi,” ujarnya dikutip dari Sky Sports.

Peluang Masih Terbuka di Leg Kedua

Hasil imbang 1-1 membuat peluang kedua tim tetap sama kuat menuju final. Arsenal akan menjamu Atletico Madrid pada leg kedua di Emirates Stadium pekan depan, dengan tensi pertandingan yang diprediksi memanas menyusul keputusan VAR yang menjadi pusat perhatian publik sepak bola Eropa.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#VAR Arsenal vs Atletico #Penalti Arsenal dibatalkan #UEFA penjelasan VAR #Kontroversi VAR Liga Champions #Arsenal vs Atletico 1-1