PADEK.JAWAPOS.COM-Aston Villa memastikan tempat di Liga Champions musim 2026/2027 setelah menang 4–2 atas Liverpool dalam laga Premier League di Villa Park, Sabtu (16/5/2026) dini hari WIB.
Dua gol striker Ollie Watkins menjadi penentu—sekaligus menegaskan kebangkitannya setelah awal musim yang sulit.
Kemenangan ini juga memastikan posisi lima besar Villa hanya beberapa hari jelang final Liga Europa, serta menandai kemenangan ke-600 bagi manajer Unai Emery sepanjang kariernya.
Villa Unggul Efektif, Liverpool Tertekan
Kedua tim tampil dengan target yang sama: menang untuk mengamankan tiket kompetisi elite Eropa.
Villa tampil lebih efektif dalam mengeksekusi peluang dan mampu menguasai dinamika pertandingan sejak awal.
Gol pembuka datang pada menit ke-42 melalui tembakan melengkung Morgan Rogers, memanfaatkan skema tendangan sudut.
Liverpool membalas lewat sundulan Virgil van Dijk di babak kedua, namun kesalahan Dominik Szoboszlai segera dimanfaatkan Watkins untuk mengembalikan keunggulan Villa.
Watkins mencetak gol keduanya pada menit ke-73, dan menjadikannya sudah delapan kali membobol gawang Liverpool dalam 12 laga Premier League.
John McGinn kemudian menambah gol keempat melalui sepakan indah sebelum Van Dijk memperkecil skor di injury time.
Bagi Liverpool, kekalahan ini menempatkan mereka dalam situasi kritis. Mereka wajib menang atas Brentford pada pekan terakhir untuk menjaga peluang lolos ke Liga Champions.
Reaksi Watkins Usai Pertandingan
Usai pertandingan, Watkins mengungkapkan rasa puasnya setelah brace-nya memastikan Villa kembali ke Liga Champions—untuk kedua kalinya dalam tiga tahun.
Berbicara kepada media, ia menyinggung keunggulannya melawan Liverpool dan bagaimana ia selalu menemukan ruang untuk menciptakan peluang.
“Saya merasa selalu bisa mendapatkan peluang melawan mereka. Bukan berarti tidak menghormati mereka, dua bek tengah mereka kelas dunia, tapi saya melihat peluang dan ruang di antara mereka,” ujar Watkins.
“Dengan lini belakang mereka yang tinggi, saya suka berlari di belakang dan menciptakan bahaya,” imbuhnya.
Watkins juga menyinggung kondisi sulit di awal musim akibat cedera kecil saat tugas internasional serta keputusan pelatih Inggris yang tidak memanggilnya.
“Awal musim saya sangat lambat. Saya dapat beberapa cedera kecil saat tugas internasional dan sempat dicoret dari skuad Inggris. Banyak orang sudah menulis saya off musim ini, dan itu jadi motivasi untuk membuktikan bahwa saya bisa kembali ke performa terbaik. Saya rasa beberapa laga terakhir saya sudah menunjukkannya,” tuturnya.
Watkins kini telah mengemas 18 dan 19 golnya musim ini, dan menjadi capaian penting di periode kebangkitan Villa.
Ia juga menyoroti keberhasilan Villa melaju ke final Liga Europa yang akan digelar tengah pekan melawan Freiburg.
“Masuk final Liga Europa adalah pencapaian luar biasa. Semua orang sedang sangat termotivasi, dan kami akan habis-habisan pada Rabu malam.”
Dengan satu laga tersisa di Premier League, Watkins mengaku sangat bangga Villa dapat kembali ke Liga Champions, terutama setelah start buruk musim ini.
“Ini pencapaian luar biasa dari para pemain, mengingat awal musim kami yang sangat buruk. Saya rasa kami tidak menang di enam laga pertama, hampir tidak mencetak gol.
Tapi kami membalikkan keadaan dengan penampilan-penampilan besar, dan rasanya luar biasa bisa kembali ke Liga Champions.”
Ia menambahkan bahwa tampil di kompetisi tertinggi Eropa merupakan impian bagi setiap pemain. “Bisa menghadapi tim-tim elite, itu kompetisi yang semua pemain ingin mainkan. Jadi ini pencapaian besar," pungkasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto