PADEK.JAWAPOS.COM-Conor McGregor dipastikan kembali ke UFC setelah lima tahun absen dengan menghadapi Max Holloway pada 11 Juli 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.
Kepastian comeback petarung asal Irlandia itu diumumkan Presiden UFC Dana White pada Sabtu waktu setempat, menandai kembalinya salah satu bintang terbesar dalam sejarah MMA ke oktagon setelah terakhir kali tampil pada 2021.
Comeback Besar McGregor di UFC
Conor McGregor terakhir kali bertarung pada 2021 saat kalah TKO dari Dustin Poirier. Dalam laga tersebut, ia mengalami patah tulang kaki dan harus menjalani operasi, yang kemudian membuatnya absen panjang dari UFC.
Sejak itu, McGregor belum kembali bertarung di oktagon. Ia sempat dijadwalkan melawan Michael Chandler di UFC 303 pada Juli 2024, namun batal tampil kurang dari tiga minggu sebelum laga karena cedera jari kaki.
Duel Ulang McGregor vs Max Holloway
Pertarungan melawan Max Holloway akan menjadi pertemuan kedua di antara keduanya dalam ajang UFC.
McGregor sebelumnya mengalahkan Holloway melalui keputusan juri bulat pada 2013. Kini, Holloway datang dengan rekor 26-9 dan status sebagai salah satu petarung terbaik generasinya, meski baru saja kalah dari Charles Oliveira pada Maret lalu.
Rekam Jejak dan Status Superstar UFC
Conor McGregor dikenal sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah UFC dan MMA global.
Ia tercatat sebagai petarung pertama yang memegang gelar di dua kelas berbeda secara bersamaan, dengan kemenangan besar atas José Aldo, Nate Diaz, dan Donald Cerrone.
Dari sisi bisnis, McGregor juga mendominasi angka pay-per-view UFC. Pertarungannya melawan Khabib Nurmagomedov mencatat 2,4 juta pembelian, sementara duel terakhirnya melawan Dustin Poirier mencapai 1,8 juta pay-per-view.
Sementara itu, laga tinju McGregor melawan Floyd Mayweather Jr. pada 2017 menghasilkan sekitar 4,3 juta pay-per-view dengan total pendapatan lebih dari 600 juta dolar AS.
Catatan Penurunan Performa dan Kontroversi
Dalam beberapa tahun terakhir, McGregor mengalami penurunan performa dengan tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhirnya di UFC.
Di luar arena, ia juga beberapa kali terseret kasus hukum. Pada 2019, McGregor mengaku bersalah atas kasus penyerangan di sebuah bar di Irlandia.
Pada 2024, ia juga dinyatakan bersalah dalam kasus perdata terkait tuduhan pelecehan seksual oleh pengadilan sipil di Irlandia.(*)
Editor : Heri Sugiarto