Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Porprov XVI Sumbar Dipastikan Bergulir, 12 Daerah Siap Jadi Tuan Rumah Terbesar Sepanjang Sejarah

Hendra Efison • Selasa, 26 Mei 2026 | 14:55 WIB
Foto bersama usai rapat hearing antara Komisi V DPRD Sumbar bersama Dispora Sumbar, KONI Sumbar, dan KONI kabupaten/kota tuan rumah di Ruang Rapat Banggar DPRD Sumbar, Selasa (26/5/2026).
Foto bersama usai rapat hearing antara Komisi V DPRD Sumbar bersama Dispora Sumbar, KONI Sumbar, dan KONI kabupaten/kota tuan rumah di Ruang Rapat Banggar DPRD Sumbar, Selasa (26/5/2026).

PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM — Setelah sempat vakum selama tiga periode, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat akhirnya dipastikan kembali digelar pada 2–14 Oktober 2026. Ajang olahraga terbesar di Ranah Minang itu akan melibatkan 12 kabupaten dan kota sebagai tuan rumah bersama, terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan Porprov Sumbar.

Kepastian tersebut mengemuka dalam hearing antara Komisi V DPRD Sumbar, Dispora Sumbar, KONI Sumbar, dan KONI daerah tuan rumah di Ruang Banggar DPRD Sumbar, Selasa (26/5/2026).

Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Lazuardi Erman, menegaskan DPRD mendukung penuh pelaksanaan Porprov XVI karena masyarakat olahraga Sumbar sudah terlalu lama menantikan ajang tersebut kembali digelar.

“Porprov ini kerinduan masyarakat olahraga Sumbar setelah tiga periode tidak terlaksana. Kami di Komisi V siap mendukung penuh,” ujar Lazuardi.

Baca Juga: PT Semen Padang Distribusikan 36 Sapi Kurban untuk Warga dan Lembaga Adat di Sumbar

Menurutnya, seluruh KONI kabupaten dan kota harus aktif mengawal kesiapan anggaran bersama pemerintah daerah masing-masing agar pelaksanaan Porprov berjalan lancar hingga hari pertandingan.

Stadion Sikabu Diusulkan Jadi Pusat Pembukaan

Meski mengusung konsep efisiensi anggaran, DPRD Sumbar tetap meminta seremoni pembukaan Porprov digelar secara resmi sebagai simbol kebangkitan olahraga daerah.

Komisi V DPRD Sumbar mengusulkan pembukaan dipusatkan di Stadion Utama Sumatera Barat di Sikabu, Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman.

“Pembukaan harus tetap ada karena ini marwah olahraga Sumbar. Stadion utama juga harus dimanfaatkan,” tegas Lazuardi.

Baca Juga: Pertamina Tambah 162 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sumbar Jelang Iduladha

Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Yesi Endriani, menilai pembukaan tetap perlu dikemas semarak meski sederhana agar mampu membangun atmosfer kebangkitan olahraga Sumbar.

“Walaupun sederhana, pembukaan harus tetap gebyar,” katanya.

Sementara anggota Komisi V lainnya, Endarmy, memastikan DPRD siap memperjuangkan dukungan anggaran selama kebutuhan pelaksanaan masih realistis.

Libatkan 12 Daerah dan Puluhan Cabang Olahraga

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menyebut Porprov XVI Sumbar menjadi penyelenggaraan paling besar karena melibatkan banyak daerah sebagai tuan rumah bersama.

Sebanyak 12 daerah telah resmi bergabung sebagai penyelenggara cabang olahraga, yakni Kota Padang, Sawahlunto, Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Padangpariaman, Kepulauan Mentawai, Bukittinggi, Kota Solok, Kabupaten Solok, Limapuluh Kota, Tanahdatar, dan Pasaman Barat.

Selain itu, Kota Padangpanjang masih berpeluang menjadi tuan rumah tambahan untuk cabang olahraga binaraga.

“Kita kompak menyukseskan Porprov ini karena ini pesta atlet Sumbar,” ujar Hamdanus.

Ia menilai anggaran Rp12 miliar masih cukup untuk mendukung pelaksanaan Porprov XVI Sumbar.

Baca Juga: Kebakaran di Tarantang Lubukkilangan, 3 Unit Rumah Hangus Terbakar

Tak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, Porprov juga diproyeksikan sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet daerah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. KONI Sumbar menargetkan Sumbar mampu menembus 10 besar nasional dengan raihan 20 medali emas.

Jadi Momentum Kebangkitan Olahraga Sumbar

Ketua Pelaksana Porprov XVI, Septri, mengatakan persiapan terus dilakukan secara maraton karena pelaksanaan tahun ini melibatkan koordinasi lintas daerah dalam skala besar.

Sementara Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur, menyebut konsep banyak tuan rumah dipilih sebagai strategi menekan biaya pelaksanaan tanpa mengurangi kualitas pertandingan.

“Yang penting substansi olahraga berjalan baik, tidak perlu euforia berlebihan,” katanya.

Porprov XVI Sumbar kini tidak hanya dipandang sebagai agenda olahraga rutin daerah, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga prestasi Sumatera Barat setelah bertahun-tahun tanpa pelaksanaan Porprov.(*)

Editor : Hendra Efison
#koni sumbar #dprd sumbar #Porprov XVI Sumbar #Stadion Sikabu