Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Australia Kalahkan Turki 2-0, Irankunda Jadi Pencetak Gol Termuda Socceroos di Piala Dunia

Heri Sugiarto • Minggu, 14 Juni 2026 | 19:42 WIB
Nestory Irankunda merayakan gol saat Australia mengalahkan Turki 2-0 pada laga Grup D Piala Dunia 2026.(Foto: FIFA)
Nestory Irankunda merayakan gol saat Australia mengalahkan Turki 2-0 pada laga Grup D Piala Dunia 2026.(Foto: FIFA)

PADEK.JAWAPOS.COM – Timnas Australia mengalahkan Turki 2-0 pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 di BC Place Stadium, Vancouver, Minggu (14/6/2026) WIB. Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe mencetak gol kemenangan Socceroos, sementara kiper Patrick Beach melakukan sejumlah penyelamatan penting.

Kemenangan tersebut membuat Australia mengoleksi tiga poin dan menyamai Amerika Serikat di puncak klasemen sementara Grup D. Hasil itu juga menjadi margin kemenangan terbesar Socceroos di Piala Dunia sejak 2006.

Pelatih Timnas Australia Tony Popovic membuat perubahan besar dalam susunan pemainnya. Kapten Mathew Ryan dicadangkan dan posisinya di bawah mistar dipercayakan kepada Patrick Beach yang baru memiliki dua caps internasional sebelum turnamen ini.

Wakil kapten Jackson Irvine juga memulai pertandingan dari bangku cadangan. Sebagai gantinya, Popovic menurunkan gelandang muda Paul Okon-Engstler dalam tim yang diperkuat 10 debutan Piala Dunia.

Menurut catatan FIFA, susunan pemain yang diturunkan Australia memiliki rata-rata usia 24,6 tahun dan menjadi tim Socceroos termuda dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.

Turki yang tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak finis ketiga pada edisi 2002 lebih banyak menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang.

Peluang terbaik pada babak pertama hadir pada menit ke-27 saat gelandang Real Madrid Arda Guler melepaskan tembakan keras yang berhasil ditepis Beach.

Beberapa detik kemudian Australia justru membuka keunggulan. Berawal dari distribusi bola Beach dari area pertahanan sendiri, Paul Okon-Engstler mengirim umpan panjang yang membelah lini belakang Turki.

Nestory Irankunda menyambut bola tersebut dan bergerak menuju kotak penalti sebelum menaklukkan kiper Ugurcan Cakir melalui tendangan mendatar untuk membawa Australia unggul 1-0 pada menit ke-30.

Irankunda yang lahir di Tanzania dan dibesarkan di Adelaide tampil pada debutnya di Piala Dunia. Sebelum turnamen ini, pemain berusia 19 tahun tersebut menjalani karier di Australia, bergabung dengan Bayern Munich, dan kemudian memperoleh pengalaman bermain bersama Watford.

Usai mencetak gol, Irankunda berlari ke sudut lapangan dan melakukan selebrasi tinju bayangan.

"Ini untuk Timmy Cahill, dia inspirasi terbesar saya di sepak bola Australia," kata Irankunda kepada FIFA setelah pertandingan.

"Saya selalu mengaguminya dan ingin bertemu dengannya. Saya harus melakukan selebrasi itu untuk negara ini dan menunjukkan kepada anak-anak muda bahwa siapa pun yang kalian kagumi, kalian bisa menjadi seperti mereka suatu hari nanti," sambungnya.

Turki hampir menyamakan kedudukan tiga menit setelah gol tersebut. Tendangan keras Abdulkerim Bardakci dari luar kotak penalti mengarah ke gawang, tetapi Beach berhasil menyentuh bola hingga membentur tiang.

Beach kembali melakukan penyelamatan penting pada babak kedua ketika menggagalkan tendangan bebas Arda Guler pada menit ke-57.

Australia memastikan kemenangan pada menit ke-75. Connor Metcalfe membawa bola dari lini tengah sebelum melepaskan tembakan dari jarak sekitar 25 yard yang tidak mampu dihentikan Ugurcan Cakir.

Gol yang dicetak Irankunda menjadikannya pencetak gol termuda Australia dalam sejarah Piala Dunia.

"Rasanya luar biasa mencetak gol di debut saya di Piala Dunia. Ini baru kedua kalinya kami menang di laga pembuka dan kami sangat bangga serta berharap semua orang di rumah juga bangga," kata Irankunda.

Ia mengatakan fokus utamanya adalah memberikan kontribusi bagi tim nasional.

"Saya hanya mencoba bermain sebaik mungkin saat membela tim nasional. Saya memberikan segalanya untuk negara yang telah memberi saya segalanya," ujarnya.

Irankunda juga menegaskan Australia tetap percaya pada kemampuan tim meski mendapat banyak keraguan sebelum turnamen dimulai.

"Kami tahu apa yang akan kami lakukan dan kami tahu apa yang bisa kami lakukan. Itu bukan performa terbaik kami, tetapi kami bermain semaksimal mungkin," katanya.

"Kami bertahan dengan segala yang kami punya, kami menyerang dengan segala yang kami punya. Pada akhirnya hasilnya ada dan kami sangat senang."

"Untuk orang-orang yang meragukan kami, masih ada banyak hal yang akan datang."

Kemenangan 2-0 atas Turki menjadi margin kemenangan terbesar Australia di Piala Dunia sejak mengalahkan Jepang dengan skor yang sama pada edisi 2006. Hasil tersebut menjaga peluang Socceroos untuk melaju ke fase gugur sebelum menghadapi Amerika Serikat pada pertandingan kedua Grup D di Seattle.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Australia vs Turki #timnas australia #piala dunia 2026 #Nestory Irankunda #Grup D Piala Dunia 2026