DHARMASRAYA, PADEK.JAWAPOS.COM – Klasemen Sementara DCL 2026 mulai memperlihatkan peta persaingan yang semakin menarik setelah seluruh tim menyelesaikan pertandingan pekan kedua fase grup. Sejumlah tim mulai menunjukkan konsistensi, sementara beberapa zona masih menghadirkan persaingan sengit yang sulit diprediksi.
Hingga pekan kedua, Sungai Langkok menjadi tim paling impresif dalam ajang Dharmasraya Champions League (DCL) 2026. Tim tersebut menjadi satu-satunya peserta yang mampu meraih poin sempurna dari dua pertandingan awal dengan koleksi enam poin.
Di Zona 1, Sungai Kambut berhasil menempati posisi teratas klasemen sementara. Satu kemenangan dan satu hasil imbang cukup membawa tim tersebut mengoleksi empat poin sekaligus membuka peluang besar untuk melaju ke fase berikutnya.
Sementara itu, perhatian pecinta sepak bola Dharmasraya tertuju ke Zona 2 yang sejak awal diprediksi sebagai grup paling ketat. Persaingan di zona ini masih sangat terbuka karena belum ada tim yang mampu tampil dominan dalam dua laga awal.
Sikabau Raya yang sempat tampil meyakinkan pada pertandingan pembuka harus menerima kekalahan dari PS Gunung Medan pada laga kedua. Menariknya, PS Gunung Medan justru sempat tumbang saat menghadapi Siguntur FC pada pertandingan perdana.
Zona 2 dan Zona 3 Masih Sulit Diprediksi
Hasil yang saling mengalahkan membuat persaingan di Zona 2 semakin panas. Setiap tim masih memiliki peluang untuk merebut tiket ke babak selanjutnya sehingga pertandingan berikutnya dipastikan berlangsung ketat.
Di Zona 3, persaingan juga belum mengerucut kepada satu kandidat kuat. Ranah Palabi dan Panyubarangan sama-sama mengoleksi tiga poin dan masih memiliki peluang besar untuk mengambil alih puncak klasemen.
Kondisi serupa terjadi di Zona 6 dan Zona 7. PS Koto Baru serta Koto Laweh sama-sama mengumpulkan tiga poin di Zona 6, sedangkan Kursel dan Koto Gadang berbagi posisi teratas di Zona 7 dengan raihan poin yang sama.
Selain itu, kejutan juga muncul dari Zona 8. Dua wakil Kecamatan Asam Jujuhan berhasil mencuri perhatian melalui penampilan yang cukup menjanjikan pada awal kompetisi.
Sungai Langkok Jadi Tim Paling Konsisten
Di Zona 4, Sungai Langkok tampil paling dominan dibandingkan peserta lainnya. Dua kemenangan beruntun mengantarkan mereka mengoleksi enam poin dan menjadi satu-satunya tim yang masih mempertahankan rekor sempurna hingga pekan kedua.
Sementara itu, Tiumang memimpin klasemen sementara Zona 5 dengan raihan empat poin. Posisi tersebut membuat peluang Tiumang untuk melangkah ke fase berikutnya tetap terbuka lebar.
Adapun di Zona 8, Alahan Nan Tigo sukses memuncaki klasemen sementara dengan koleksi empat poin. Rekan satu kecamatannya, Sungai Limau, terus membayangi dengan raihan tiga poin dan siap memberikan tekanan pada pertandingan berikutnya.
Persaingan menuju babak selanjutnya diperkirakan masih akan berlangsung panjang. Dengan selisih poin yang relatif tipis di sebagian besar zona, setiap pertandingan memiliki arti penting dalam menentukan nasib tim peserta.
Memasuki pekan-pekan berikutnya, konsistensi akan menjadi faktor utama bagi setiap tim yang ingin melangkah lebih jauh di DCL 2026.
“Tim yang mampu menjaga performa dan memaksimalkan setiap peluang diprediksi akan menjadi kandidat kuat menuju fase gugur dan perebutan gelar juara musim ini,” tukuk Komisaris Pertandingan, Imron Nurkhamdi SPd, Selasa (16/6/2026).(*)
Editor : Hendra Efison