PADEK.JAWAPOS.COM – Daftar tim lolos babak 32 besar Piala Dunia 2026 terus bertambah seiring rampungnya pertandingan fase grup. Hingga Jumat (26/6/2026) siang WIB, sebanyak 19 negara telah memastikan tiket ke fase gugur, sementara delapan tim dipastikan tersingkir dari turnamen.
Babak 32 besar menjadi fase baru yang diperkenalkan FIFA setelah Piala Dunia diperluas dari 32 menjadi 48 peserta. Sesuai format baru, dua tim teratas dari masing-masing 12 grup serta delapan tim peringkat ketiga terbaik berhak melaju ke fase knockout.
Babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni hingga 3 Juli 2026, kemudian dilanjutkan babak 16 besar, perempat final, semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final yang digelar pada 19 Juli 2026.
Daftar Tim yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berikut tim yang telah memastikan lolos hingga 26 Juni 2026:
Grup A
- Meksiko (juara grup)
- Afrika Selatan
Grup B
- Swiss
- Kanada
- Bosnia dan Herzegovina (peringkat ketiga terbaik)
Grup C
- Brasil
- Maroko
Grup D
- Amerika Serikat
- Australia
Grup E
- Jerman
- Pantai Gading
- Ekuador (peringkat ketiga terbaik)
Grup F
- Belanda
- Jepang
- Swedia (peringkat ketiga terbaik)
Grup I
- Prancis
- Norwegia
Grup J
- Argentina (juara grup)
- Kolombia
Secara keseluruhan, sebanyak 19 tim telah mengamankan tempat di babak 32 besar. Sejumlah tiket lainnya masih akan diperebutkan hingga seluruh pertandingan fase grup selesai.
Australia, Jepang dan Swedia Tambah Daftar Wakil yang Lolos
Australia menjadi salah satu tim terbaru yang memastikan tiket ke fase gugur setelah bermain imbang 0-0 melawan Paraguay pada laga terakhir Grup D. Hasil tersebut membuat Socceroos finis sebagai runner-up grup dengan empat poin.
Di Grup F, Belanda keluar sebagai juara grup setelah mengalahkan Tunisia 3-1 pada laga terakhir dan mengumpulkan tujuh poin.
Jepang juga memastikan lolos sebagai runner-up Grup F usai bermain imbang 1-1 melawan Swedia. Sementara Swedia turut melaju sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik dengan koleksi empat poin.
Sebelumnya, Brasil dan Maroko sama-sama lolos dari Grup C, sedangkan Swiss dan Kanada mengamankan dua posisi teratas Grup B. Bosnia dan Herzegovina juga berhasil melanjutkan perjalanan melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Di Grup E, Jerman dan Pantai Gading melangkah langsung ke fase gugur, sementara Ekuador memastikan tiket sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik usai menang 2-1 atas Jerman.
Argentina menjadi salah satu tim yang paling impresif pada fase grup. Juara bertahan tersebut memastikan status juara Grup J setelah memenangi dua pertandingan awal, termasuk kemenangan 2-0 atas Austria.
Prancis dan Norwegia juga lebih dulu memastikan lolos dari Grup I, sedangkan Amerika Serikat menjadi juara Grup D setelah mengalahkan Australia dan Paraguay pada dua laga pertama.
Delapan Tim Dipastikan Tersingkir
Selain tim yang lolos, delapan negara telah dipastikan gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026, yaitu:
- Haiti
- Turki
- Tunisia
- Yordania
- Panama
- Qatar
- Ceko
- Curacao
Beberapa di antaranya tersingkir sebelum pertandingan terakhir fase grup, sementara lainnya dipastikan gagal setelah hasil laga penutup grup.
Format Babak Gugur Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 menggunakan format baru dengan 48 peserta. Sebanyak 32 tim akan tampil pada fase knockout yang dimulai dari babak 32 besar.
Tim yang berhak lolos adalah:
- Juara grup dari 12 grup.
- Runner-up dari 12 grup.
- Delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Setelah babak 32 besar, kompetisi berlanjut ke babak 16 besar, perempat final, semifinal, perebutan tempat ketiga, hingga final yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026.
Aturan Penentuan Peringkat Grup
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, FIFA menerapkan rekor pertemuan (head-to-head) sebagai kriteria utama penentuan posisi jika dua atau lebih tim memiliki poin yang sama di fase grup.
Jika masih imbang, penentuan dilanjutkan dengan selisih gol keseluruhan, jumlah gol yang dicetak, catatan disiplin (fair play), hingga peringkat terbaru FIFA apabila seluruh kriteria sebelumnya tetap tidak mampu memisahkan posisi tim.
Sementara itu, penentuan delapan tim peringkat ketiga terbaik dilakukan berdasarkan jumlah poin, selisih gol, produktivitas gol, catatan fair play, dan terakhir peringkat FIFA apabila masih terjadi kesamaan nilai.(*)
Editor : Heri Sugiarto