PADEK.JAWAPOS.COM – Timnas Yordania menatap laga terakhir Grup J Piala Dunia 2026 menghadapi juara bertahan Argentina dengan semangat baru meski peluang lolos ke babak 32 besar sudah tertutup.
Pelatih Jamal Sellami berharap anak asuhnya mampu mengakhiri debut bersejarah di ajang Piala Dunia dengan penampilan yang membanggakan.
Laga Yordania kontra Argentina akan berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Sabtu (27/6/2026) waktu setempat atau Minggu (28/6/2026) pukul 09.00 WIB.
Yordania tampil di pertandingan ini setelah kalah 2-1 dari Aljazair. Sempat unggul melalui gol Nizar Al Rashdan, mereka akhirnya gagal mempertahankan keunggulan hingga harus mengakui kemenangan wakil Afrika Utara tersebut.
Sebelumnya, Yordania juga menyerah 1-3 dari Austria pada laga pembuka. Dua kekalahan itu memastikan negara debutan tersebut tidak dapat melaju ke fase gugur.
Baca Juga: Messi Gagal Penalti! Argentina Ditahan Austria 0-0 hingga Jeda Minum Piala Dunia 2026
Sellami mengakui kekalahan dari Aljazair meninggalkan luka yang cukup dalam bagi timnya.
"Selama dua hari terakhir kami fokus menghilangkan rasa kecewa setelah pertandingan sebelumnya. Kami bermain sangat baik, tetapi gagal meraih kemenangan," ujar Sellami.
Menurut pelatih asal Maroko itu, seluruh pemain sempat terpukul, tetapi kini kondisi mental tim mulai membaik.
"Dalam dua hari terakhir kami berhasil melewati rasa kecewa tersebut. Kini para pemain jauh lebih percaya diri. Kami berharap siap menghadapi pertandingan bersejarah melawan Argentina," ungkapnya.
Messi Tidak Jadi Starter
Di kubu Argentina, pelatih Lionel Scaloni dipastikan melakukan rotasi setelah timnya mengamankan status juara Grup J melalui kemenangan atas Aljazair dan Austria.
Salah satu keputusan terbesar adalah mengistirahatkan kapten Lionel Messi.
Scaloni memastikan pemain Inter Miami yang baru berulang tahun ke-39 itu akan memulai pertandingan dari bangku cadangan.
"Kami sudah memutuskan Messi akan memulai pertandingan dari bangku cadangan. Dia kemungkinan akan masuk sedikit lebih lambat," kata Scaloni melalui penerjemah dalam konferensi pers.
Messi tampil luar biasa sepanjang fase grup. Ia telah mencetak lima gol dalam dua pertandingan sehingga kini mengoleksi 18 gol sepanjang sejarah Piala Dunia, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa di turnamen tersebut.
Sebelumnya, Messi menyamai rekor Miroslav Klose lewat hattrick ke gawang Aljazair sebelum melampaui legenda Jerman itu melalui dua gol saat Argentina mengalahkan Austria 2-0.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kejar Rekor Eusebio di Piala Dunia 2026, Messi Sudah Jauh di Depan
Meski tanpa Messi sejak menit awal, Sellami menilai kekuatan Argentina tetap sangat menakutkan.
"Kami tidak tahu seperti apa susunan pemain yang akan diturunkan pelatih Argentina. Siapa pun yang bermain, mereka adalah tim yang luar biasa dan setiap pemain pantas berada di skuad itu."
"Semua pemain Argentina memiliki mimpi yang sama untuk menjadi juara Piala Dunia. Jadi siapa pun yang tampil akan membawa ambisi besar tim tersebut."
Sellami juga menegaskan kehadiran ataupun absennya Messi tidak akan mengubah pendekatan timnya.
"Kalau Messi bermain, dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Kalau tidak bermain pun, kami tetap menghadapi tim yang sangat kuat dan solid."
Ia berharap laga menghadapi Argentina menjadi penutup yang berkesan bagi perjalanan pertama Yordania di panggung sepak bola terbesar dunia.
"Kami ingin fokus pada kemampuan sendiri dan menjadikan pertandingan ini sebagai kenangan indah bagi Yordania dalam penampilan perdana di Piala Dunia," tutup Sellami.(*)
Editor : Heri Sugiarto