Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Preview Spanyol vs Belgia: Rekor Nirbobol La Roja Diuji Ketajaman Romelu Lukaku

Heri Sugiarto • Jumat, 10 Juli 2026 | 21:47 WIB
Mikel Oyarzabal dan Romelu Lukaku bakal duel di pertandingan Spanyol vs Belgia pada perempat final Piala Dunia FIFA 2026.(Foto ilustrasi AI)
Mikel Oyarzabal dan Romelu Lukaku bakal duel di pertandingan Spanyol vs Belgia pada perempat final Piala Dunia FIFA 2026.(Foto ilustrasi AI)

PADEK.JAWAPOS.COM – Spanyol menghadapi Belgia pada perempat final Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, California, Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB, dengan tiket semifinal menghadapi Prancis menjadi taruhannya.

La Roja datang sebagai salah satu tim paling konsisten di turnamen. Juara Eropa itu belum kebobolan satu gol pun di Piala Dunia 2026 dan berpeluang menembus semifinal untuk pertama kalinya sejak menjadi juara dunia pada 2010.

Dalam enam pertandingan terakhir di semua ajang, Spanyol membukukan lima kemenangan dan satu hasil imbang dengan hanya sekali kebobolan.

Tim asuhan Luis de la Fuente mengandalkan tekanan tinggi untuk merebut bola secepat mungkin dan membatasi ruang lawan, meski pendekatan tersebut tetap menyisakan celah bagi tim yang mampu menyerang balik dengan cepat.

Belgia datang dengan performa yang lebih fluktuatif. Meski telah mencetak 17 gol sepanjang turnamen, mereka juga kebobolan lima kali. Namun, kepercayaan diri Belgia meningkat setelah menyingkirkan tuan rumah Amerika Serikat dengan kemenangan telak 4-1 pada babak 16 besar.

Pelatih Belgia Rudi Garcia sebelumnya membuat keputusan berani dengan mencadangkan kapten Kevin De Bruyne dan winger Jeremy Doku saat menghadapi Amerika Serikat. Strategi mengandalkan pemain yang lebih muda dan bugar terbukti efektif membatasi permainan lawan.

Kini Garcia dihadapkan pada pilihan sulit menghadapi Spanyol, apakah kembali memainkan De Bruyne untuk memanfaatkan pengalamannya menghadapi Rodri, atau tetap mempertahankan trio Nicolas Raskin, Youri Tielemans, dan Hans Vanaken di lini tengah.

Belgia juga kehilangan Amadou Onana yang mengalami cedera ACL dan dipastikan absen hingga akhir turnamen.

Di lini depan, Romelu Lukaku menjadi senjata penting meski belum sepenuhnya pulih dari musim yang diganggu cedera bersama Napoli.

Penyerang berusia 33 tahun itu selalu mencetak gol dalam tiga laga terakhir Belgia, termasuk pada dua pertandingan fase gugur, serta berkontribusi terhadap gol penyama kedudukan saat melawan Mesir.

Sementara itu, Spanyol masih mencari ketajaman terbaik di lini serang. Mereka telah mencetak sembilan gol di turnamen ini, dengan empat di antaranya lahir saat mengalahkan Arab Saudi pada fase grup.

Mikel Oyarzabal menjadi top skor sementara Spanyol dengan empat gol, termasuk dua gol saat menyingkirkan Austria di babak 32 besar.

Adapun Mikel Merino tampil sebagai pahlawan kemenangan lewat gol pada masa injury time ketika Spanyol mengalahkan Portugal.

Lamine Yamal juga mulai menemukan ritmenya setelah pulih dari cedera hamstring yang dialami pada akhir musim bersama Barcelona. Gol ke gawang Arab Saudi menjadi gol pertamanya di Piala Dunia.

Secara historis, Spanyol lebih unggul dalam 22 pertemuan melawan Belgia sejak 1921. Namun, rekor di Piala Dunia masih berimbang. Belgia menyingkirkan Spanyol melalui adu penalti pada perempat final Piala Dunia 1986 setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu, sebelum menang 5-4 dalam adu penalti.

Empat tahun kemudian, Spanyol membalas dengan kemenangan 2-1 pada fase grup Piala Dunia 1990.

Laga di Los Angeles menjadi kesempatan bagi Spanyol membalas kenangan pahit 1986 sekaligus menjaga rekor pertahanan sempurna mereka. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#perempat final Piala Dunia 2026 #Spanyol vs Belgia #Preview Spanyol vs Belgia #Prediksi Spanyol vs Belgia #piala dunia 2026