PADEK.JAWAPOS.COM – Laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris bukan sekadar pertandingan penghibur bagi dua tim yang gagal melaju ke final. Duel yang digelar sehari sebelum partai puncak itu tetap mempertaruhkan prestise dunia sekaligus hadiah uang senilai US$29 juta atau sekitar Rp523 miliar.
Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi kedua raksasa Eropa untuk menutup turnamen dengan hasil positif setelah langkah mereka terhenti di semifinal. Prancis kalah 0-2 dari Spanyol, sedangkan Inggris harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 1-2.
Selain memperebutkan status sebagai tim terbaik ketiga di dunia, pemenang juga akan membawa pulang hadiah yang jauh lebih besar dibanding tim yang finis di posisi keempat.
Selisih Hadiah Capai Rp36 Miliar
FIFA menetapkan hadiah sebesar US$29 juta bagi tim yang meraih peringkat ketiga pada Piala Dunia 2026. Sementara tim yang harus puas di posisi keempat tetap memperoleh US$27 juta atau sekitar Rp487 miliar.
Artinya, terdapat selisih US$2 juta atau sekitar Rp36 miliar antara juara ketiga dan keempat. Nilai tersebut menjadi salah satu alasan mengapa laga perebutan tempat ketiga tetap memiliki arti penting bagi setiap peserta.
Selain hadiah uang, tim yang finis di posisi ketiga juga berhak membawa pulang medali perunggu sebagai penghargaan resmi dari FIFA. Prestasi tersebut turut memperkuat catatan sejarah sepak bola suatu negara sekaligus menjadi kebanggaan bagi pemain, pelatih, dan federasi.
Tidak hanya itu, hasil pertandingan juga berpengaruh terhadap tambahan poin dalam peringkat FIFA. Peringkat yang lebih baik akan memberikan keuntungan saat penentuan unggulan pada kompetisi internasional berikutnya.
Lebih dari Sekadar Hadiah Uang
Nilai pertandingan perebutan tempat ketiga juga berdampak pada aspek komersial. Penampilan impresif di Piala Dunia kerap meningkatkan nilai pasar pemain, memperkuat daya tarik sponsor, hingga membuka peluang bonus tambahan dari federasi maupun pemerintah masing-masing negara.
Bagi Prancis, kemenangan akan menjadi penutup yang layak setelah gagal mempertahankan peluang merebut gelar juara dunia. Sementara Inggris bertekad mengakhiri turnamen dengan podium setelah tampil konsisten sejak fase gugur.
Karena itu, duel perebutan tempat ketiga bukanlah laga formalitas. Pertandingan tersebut tetap mempertaruhkan gengsi dua negara sepak bola besar, hadiah ratusan miliar rupiah, serta status sebagai tim terbaik ketiga di Piala Dunia 2026.
Dengan total hadiah Piala Dunia 2026 mencapai US$655 juta, setiap posisi akhir memiliki nilai finansial yang signifikan. Itulah sebabnya laga Prancis melawan Inggris dipastikan berlangsung kompetitif meski bukan partai final.(*)
Editor : Hendra Efison