PADEK.JAWAPOS.COM – Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe memilih menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pendukung Les Bleus melalui surat kabar sebelum ke media sosial Instagram pribadinya, setelah berakhirnya perjalanan timnya di Piala Dunia 2026.
Penyerang berusia 27 tahun yang juga menjadi top skor turnamen itu menerbitkan surat terbuka berjudul "Merci" (Terima Kasih) di sejumlah surat kabar utama Prancis, seperti Le Parisien, L'Équipe dan La Voix du Nord, pada Senin (27/7/2026), tepat sepekan setelah Piala Dunia 2026 berakhir.
Mbappe melalui agensi PR-nya membeli iklan satu halaman penuh di media cetak untuk menyampaikan surat terbuka kepada rekan setim, jajaran pelatih, staf, dan para pendukung timnas Prancis.
Menurut Le Parisien, strategi komunikasi yang sepenuhnya baru ini telah dipertimbangkan dengan cermat oleh orang-orang terdekat kapten tim nasional Prancis itu.
Strategi komunikasi tim Kylian Mbappé melalui media cetak bertujuan menjangkau masyarakat Prancis lebih luas, khususnya generasi lebih tua dan mereka yang tidak aktif di media sosial. Pendekatan ini memanfaatkan kredibilitas media cetak, dan format fisik untuk menciptakan kesan personal serta menciptakan dampak emosional yang nyata.
Dalam surat yang kemudian juga diunggah di media sosial Instagram pribadinya dengan 136 juta follower dalam bahasa Prancis dan Inggris tersebut, Mbappe mengenang perjalanan kariernya sejak masih kecil hingga dipercaya mengenakan ban kapten Les Bleus di Piala Dunia 2026.
Ia menyertakan foto masa kecilnya mengenakan jersey Timnas Prancis dengan latar poster legenda Les Bleus, Thierry Henry.
"Saat kecil, saya bermimpi bermain di Piala Dunia, setidaknya satu kali. Saya sudah bermain di tiga edisi, memenangkan satu di antaranya, dan tahun ini mendapat kehormatan tampil sebagai kapten. Saya tidak akan pernah melupakannya," tulis Mbappe.
Mbappe juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Prancis yang terus memberikan dukungan, baik yang datang langsung ke Amerika Serikat maupun yang mengikuti perjuangan Les Bleus dari rumah.
Ia mengakui kegagalan membawa pulang trofi masih meninggalkan rasa kecewa yang mendalam.
"Kami tidak membawa pulang trofi. Itu menyakitkan dan rasa sakit itu akan tetap ada untuk beberapa waktu. Saya tidak akan berbohong tentang hal itu," tulisnya.
Prancis gagal melaju ke final setelah kalah 0-2 dari Spanyol pada babak semifinal. Spanyol kemudian menutup turnamen dengan menjadi juara dunia usai mengalahkan Argentina.
Meski demikian, Mbappe menegaskan seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi.
Menurutnya, penghargaan individu sebagai top skor Piala Dunia 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh tim.
"Penghargaan ini sama kolektifnya dengan milik saya," tulis Mbappe.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, staf kepelatihan, tim medis, fisioterapis, hingga seluruh personel pendukung yang bekerja di balik layar selama turnamen berlangsung.
Ucapan khusus diberikan kepada Didier Deschamps, yang mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Prancis setelah memimpin Les Bleus selama 14 tahun.
"Saya sudah mengatakan apa yang harus saya katakan kepada Didier, dia tahu itu. Terima kasih kepadanya, dan juga kepada seluruh stafnya: fisioterapis, koki, pelatih, sopir, semua orang yang tidak pernah dilihat siapa pun dan tanpa mereka semua ini tidak akan mungkin terjadi. Dan kepada mereka yang menyambut kami di Amerika Serikat sepanjang turnamen ini," serunya.
Mbappe juga menilai para pendukung sebenarnya pantas memperoleh akhir yang lebih baik setelah Timnas Prancis menutup turnamen dengan kekalahan 4-6 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga.
Namun, ia menegaskan bahwa hasil akhir bukan satu-satunya hal yang menentukan perjalanan sebuah tim.
"Kami tidak selalu bisa memilih bagaimana sebuah cerita berakhir, tetapi kami bisa memilih apa yang kami berikan di dalamnya, dan kami telah memberikan segalanya. Itulah yang membuat kami bangga," tulisnya.
Berakhirnya era Deschamps juga menandai dimulainya babak baru bagi Timnas Prancis. Zinedine Zidane dijadwalkan diumumkan secara resmi sebagai pelatih kepala Les Bleus pada Selasa (28/7/2026).
Menutup surat terbukanya, Mbappe mengajak seluruh pendukung untuk tetap percaya pada perjalanan Timnas Prancis di masa mendatang.
"Piala Dunia ini telah berakhir, tetapi kisah kami terus berlanjut. Akan ada pertandingan lain, malam-malam musim panas atau musim dingin lainnya ketika kita kembali bersama untuk permainan yang sama dengan semangat yang tetap utuh. Perjalanan kami belum selesai. Terima kasih untuk semuanya," tutup Mbappe.(*)
Editor : Heri Sugiarto