PADEK.JAWAPOS.COM – Newcastle United resmi mengumumkan penunjukan Matthias Jaissle sebagai pelatih kepala baru menggantikan Eddie Howe, Rabu (5/8/2026). Pelatih asal Jerman berusia 38 tahun itu langsung memulai tugasnya setelah seluruh proses administrasi dan dokumen kepindahan dari Al Ahli rampung.
Jaissle datang ke St James' Park dengan kontrak berdurasi empat tahun. Sejumlah laporan menyebut Newcastle harus membayar kompensasi lebih dari 9 juta poundsterling kepada Al Ahli untuk mengamankan jasa pelatih yang sebelumnya sukses di Liga Pro Arab Saudi tersebut.
Jaissle diperkirakan akan menjalani debut tidak resminya sebagai pelatih Newcastle United dalam laga pramusim menghadapi Valencia pada Minggu, 9 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB, di Stadion Mestalla, Valencia, Spanyol.
Setelah menghadapi Valencia, Newcastle United akan melanjutkan tur pramusim mereka dengan bertolak ke Edinburgh, Skotlandia, untuk melawan Everton di Stadion Murrayfield.
Baca Juga: Dua Gol, Satu Assist, Satu Rekor! Lionel Messi Menggila Saat Inter Miami Libas Atlético San Luis 4-2
Tiga hari berselang, The Magpies kembali ke kandang mereka di St. James' Park untuk melakoni dua laga uji coba beruntun secara maraton, yakni menjamu Bayer Leverkusen, disusul laga kontra klub Prancis Strasbourg.
Rangkaian persiapan intensif di bawah asuhan Matthias Jaissle tersebut akhirnya akan ditutup dengan ujian berat di pekan pembuka Premier League musim 2026/2027, di mana Newcastle United dijadwalkan menjamu Liverpool pada hari Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 22.30 WIB.
Jaissle Sambut Antusias, Kerahkan Seluruh Energi
Dalam pernyataan resminya, Newcastle menyebut proses perekrutan dilakukan secara menyeluruh, ketat, dan rahasia.
Dari seluruh kandidat yang dipertimbangkan, Jaissle dinilai sebagai sosok paling tepat untuk memimpin klub memasuki babak baru.
Baca Juga: Real Madrid Naikkan Tawaran Kontrak Vinicius Jr, Arsenal Masih Menunggu Keputusan Sang Bintang
"Merupakan kehormatan luar biasa menjadi pelatih kepala Newcastle United. Ini adalah salah satu klub terbesar di sepak bola Eropa dengan sejarah, identitas, dan basis pendukung yang luar biasa. Saya sangat antusias merasakan semangat tersebut secara langsung," kata Jaissle.
Ia mengaku sudah mengikuti perkembangan Newcastle dalam beberapa tahun terakhir dan terkesan dengan kemajuan yang dicapai klub.
"Saya sangat bersemangat menghadapi masa depan. Saya sepenuhnya percaya pada proyek ini, ambisi klub, dan arah yang sedang ditempuh. Ada visi yang jelas, kepemimpinan yang kuat, serta fondasi luar biasa untuk terus dibangun," ujarnya.
Jaissle menegaskan tim yang diasuhnya akan mengusung semangat kebersamaan, kerja keras, intensitas tinggi, dan keinginan untuk terus berkembang.
"Saya akan memberikan komitmen penuh dan seluruh energi saya untuk membantu klub ini mencapai ambisinya. Saya percaya skuad ini memiliki potensi besar dan saya tidak sabar untuk mulai bekerja bersama para pemain dan staf," katanya.
Dipilih Lewat Proses Rekrutmen Ketat
Chief Executive Newcastle United David Hopkinson mengatakan klub menjalankan proses seleksi yang komprehensif sebelum akhirnya menunjuk Jaissle.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pramusim Premier League 2026-2027: Aston Villa dan Chelsea Sambangi Indonesia
"Matthias adalah salah satu pelatih muda paling menarik dan paling dihormati di dunia sepak bola. Kami menjalankan proses yang menyeluruh dan dia muncul sebagai kandidat terbaik. Rekam jejak kesuksesan, kualitas kepemimpinan, dan tekadnya untuk terus berkembang menjadikannya sosok yang tepat membawa Newcastle memasuki fase berikutnya," jelas Hopkinson.
Direktur Olahraga Newcastle Ross Wilson menambahkan filosofi permainan Jaissle sangat sesuai dengan visi jangka panjang klub.
"Tim-tim yang dilatih Matthias memainkan sepak bola berintensitas tinggi. Dia secara konsisten meningkatkan kualitas pemain, membangun tim yang solid, dan menciptakan lingkungan berperforma tinggi. Kesuksesannya bersama Salzburg dan Al Ahli membuktikan kemampuannya membangun identitas permainan sekaligus meraih hasil," kata Wilson.
Rekam Jejak Juara di Austria dan Asia
Jaissle mulai mencuri perhatian saat dipercaya menangani Red Bull Salzburg pada usia 33 tahun. Pada musim pertamanya, ia langsung mempersembahkan gelar ganda domestik.
Baca Juga: Rafael Leao Ditawarkan ke Leeds, Manchester United dan Arsenal, Luka Modric Berharap Tetap di Milan
Ia juga mengantar Salzburg lolos ke babak gugur Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya dalam sejarah klub sebelum kembali membawa tim meraih gelar Liga Austria secara beruntun dan tampil kompetitif di Liga Europa UEFA.
Kariernya berlanjut bersama Al Ahli pada 2023. Di klub Arab Saudi tersebut, Jaissle membawa Al Ahli lolos ke Liga Champions AFC pada musim pertamanya sebelum kemudian mencatat sejarah dengan mempersembahkan dua gelar Liga Champions AFC secara berturut-turut, menjadikannya pelatih pertama yang mampu meraih pencapaian tersebut.
Newcastle menilai kemampuan Jaissle mengembangkan pemain, membangun tim yang tangguh dan berenergi tinggi, serta menciptakan budaya performa elite menjadi alasan utama penunjukannya.
Menggantikan Eddie Howe
Jaissle menggantikan Eddie Howe yang mengundurkan diri setelah hampir lima tahun menangani Newcastle.
Howe ditunjuk pada November 2021 tidak lama setelah konsorsium yang dipimpin Amanda Staveley menyelesaikan proses akuisisi klub.
Di bawah kepemimpinannya, Newcastle berhasil bangkit dari ancaman degradasi, kembali tampil di Liga Champions, serta mengakhiri penantian 70 tahun tanpa trofi domestik melalui keberhasilan menjuarai Carabao Cup pada Maret 2025.
Namun, musim 2025/2026 berjalan sulit bagi Newcastle. Salah satu pukulan terbesar datang sebelum kompetisi dimulai ketika striker andalan Alexander Isak hengkang ke Liverpool, sebelum akhirnya Howe memutuskan mengakhiri masa baktinya di St James' Park.
Baca Juga: Lionel Messi Donasikan €80.000 untuk Bantu Pemulihan Wilayah Madrid yang Dilanda Kebakaran Hutan
Jaissle kini langsung memulai pekerjaannya bersama Newcastle United. Klub juga memastikan susunan staf kepelatihan yang akan mendampinginya akan diumumkan dalam waktu dekat.(*)
Editor : Heri Sugiarto