PADEK.JAWAPOS.COM — Setelah lima tahun absen dari ajang DBL, tim putri SMAN 3 Padang mengawali comeback mereka dengan kemenangan. SMAN 3 Padang menumbangkan tim putri SMA Kartika 1-5 Padang dengan skor 23-7 pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra, Selasa (11/8/2026).
SMA Kartika 1-5 Padang (Kartika) berhadapan dengan SMAN 3 Padang (Smantri) pada opening party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra di GOR Prayoga, Padang hari ini.
Sejak tip-off, kedua tim langsung terlibat dalam persaingan ketat. SMA Kartika dan Smantri berupaya membangun serangan sekaligus memperkuat pertahanan untuk mengamankan setiap peluang.
Baca Juga: DBL West Sumatra 2026 Mulai 11 Agustus di GOR Prayoga Padang, Ini Cara Beli Tiket dan Masuk Venue
Smantri kemudian mulai menemukan ritme permainan. Tim putri SMAN 3 Padang mampu meningkatkan efektivitas serangan dan perlahan memperlebar keunggulan.
SMA Kartika tetap berupaya mengejar ketertinggalan dan memberikan perlawanan hingga pertandingan berakhir. Namun, Smantri mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Putri Smantri akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 23-7 atas SMA Kartika.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Smantri setelah kembali berpartisipasi dalam kompetisi DBL West Sumatra.
Baca Juga: DBL West Sumatra 2026 Resmi Dimulai, Pemprov Sumbar & Pemko Padang Dorong Talenta Muda Berprestasi
Pelatih tim putri SMAN 3 Padang, Ikhwanul Ihsan Evendy, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Meski demikian, dia menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Menurut Ikhwanul, beberapa pemain Smantri Padang masih perlu membangun kembali kepercayaan diri karena pertandingan tersebut merupakan laga perdana mereka di DBL.
"Mereka tim debutan dan ini laga perdana mereka sehingga mereka butuh mengembalikan kepercayaan diri mereka. Tadi beberapa kali anak-anak melakukan kesalahan dan pola yang masih belum berjalan itu yang harus diperbaiki," ungkapnya.
Ia berharap timnya mampu terus melaju ke babak berikutnya. "Kami berharap tim ini bisa berjalan ke tahap selanjutnya, kalau bisa hingga masuk semifinal," ujarnya.
Di sisi lain, pelatih tim putri SMA Kartika 1-5 Padang, Wenfizoni, mengakui kekalahan timnya dari SMAN 3 Padang.
Ia mengatakan mayoritas pemain SMA Kartika merupakan pemain baru sehingga ritme permainan tim belum berjalan secara maksimal.
Kekalahan tersebut, menurut Wenfizoni, akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan permainan pada pertandingan DBL berikutnya.(yud)
Editor : Heri Sugiarto