PADEK.JAWAPOS.COM – Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru tim nasional Belanda setelah Ronald Koeman mengundurkan diri menyusul hasil mengecewakan pada Piala Dunia 2026.
"Kami dengan bangga memperkenalkan pelatih kepala baru kami. Selamat datang, Xavi Hernandez," tulis pernyataan resmi Timnas Belanda, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB.
Penunjukan ini menjadikan Xavi sebagai pelatih asing pertama yang menangani timnas Belanda, sejak Ernst Happel asal Austria pada periode 1977–1978.
Xavi, 46 tahun, kembali ke dunia kepelatihan setelah dua tahun tidak menangani tim sejak berpisah dengan Barcelona pada 2024.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kirim Pesan untuk Lionel Messi Usai Ayahnya Meninggal
Mantan gelandang Barcelona dan tim nasional Spanyol itu menyepakati kontrak berdurasi empat tahun. Ia akan memimpin Belanda hingga Piala Eropa 2028 dan Piala Dunia 2030.
“Saya menganggapnya sebagai suatu kehormatan besar untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda,” kata Xavi saat pengangkatannya, dikutip dari ESPN.
Xavi mengaku memiliki kedekatan khusus dengan sepak bola Belanda. Sebagai produk akademi Barcelona, dia mengatakan banyak mendapat pengaruh dari sejumlah tokoh sepak bola Belanda, termasuk Johan Cruyff dan Rinus Michels.
Baca Juga: Ronald Koeman Ungkap Alasan Akhiri Masa Tugas di Timnas Belanda usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
“Anda bisa mengatakan bahwa saya sebagian adalah anak dari sepak bola Belanda,” ujar Xavi.
Ia juga menyebut Louis van Gaal dan Frank Rijkaard memiliki peran penting dalam membentuk perjalanan kariernya sebagai pemain maupun pelatih.
Van Gaal menjadi pelatih yang memberinya kesempatan menjalani debut di tim utama Barcelona.
Menariknya, Xavi sebelumnya juga menggantikan Koeman di Barcelona. Ia mengambil alih kursi pelatih klub Catalan itu pada 2021 dan kemudian membawa Barcelona meraih gelar LaLiga 2022/2023 serta Piala Super Spanyol 2023.
Sebelum menangani Barcelona, Xavi memulai karier kepelatihannya bersama klub Qatar, Al Sadd, pada 2019. Bersama klub tersebut, ia meraih tujuh trofi.
Perjalanannya di Barcelona berakhir setelah musim 2023/2024 tanpa trofi. Xavi kemudian digantikan Hansi Flick dan sempat menjalani masa jeda dari dunia kepelatihan.
Xavi menerima sejumlah tawaran dari klub dan tim nasional setelah meninggalkan Barcelona. Namun, setelah memprioritaskan masa jeda selama satu tahun, tidak ada tawaran yang dipilihnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, Xavi menyatakan keinginannya untuk menangani tim nasional. Belanda kini menjadi tempat bagi pelatih berusia 46 tahun itu melanjutkan karier kepelatihannya.
Baca Juga: Newcastle Tak Berdaya, Everton Menang 3-1 Berkat Gol Barry, Ndiaye dan George
Xavi menggantikan Ronald Koeman setelah tim nasional Belanda menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan. Belanda tersingkir pada babak 32 besar setelah kalah dari Maroko di Amerika Utara.
Menurut Xavi, dirinya tertarik dengan budaya dan filosofi sepak bola Belanda yang menekankan permainan menyerang, penguasaan bola, kreativitas, semangat, dan keyakinan.
“Tujuan terpenting tentu saja adalah dan akan selalu menang. Namun, saya lebih suka melakukannya dengan cara yang mencerminkan karakteristik tersebut dan dapat dinikmati orang-orang,” kata Xavi.
Ia menilai Belanda memiliki potensi dan fondasi yang kuat untuk membangun tim ke depan. Xavi pun menyatakan siap memulai tantangan barunya bersama para pemain, staf, dan seluruh elemen federasi sepak bola Belanda.(*)
Editor : Heri Sugiarto