Muaythai Kota Solok Masuki Era Baru, Porprov XVI Jadi Ujian Perdana

Dila Kartika Sari • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:05 WIB
Ramada Kurnia Sari (dua kiri) terpilih aklamasi memimpin Muaythai Kota Solok periode 2026–2030 dengan fokus menghadapi Porprov XVI.
Ramada Kurnia Sari (dua kiri) terpilih aklamasi memimpin Muaythai Kota Solok periode 2026–2030 dengan fokus menghadapi Porprov XVI.

PADEK.JAWAPOS.COM— Muaythai Kota Solok memasuki era baru setelah Ramada Kurnia Sari, S.Si., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Muaythai Indonesia Kota Solok masa bakti 2026–2030. Kepengurusan baru tersebut langsung dihadapkan pada agenda besar, yakni memaksimalkan pembinaan atlet untuk menghadapi Porprov XVI Sumatera Barat pada Oktober 2026.

Ramada ditetapkan dalam Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) Muaythai Indonesia Kota Solok 2026 yang berlangsung di Barsol Muaythai Camp, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Sumbar Arif Rahman Nasir dan Ketua Harian KONI Kota Solok Drs. Refinal Zoni, MM.

Bagi kepengurusan baru, Porprov XVI menjadi ujian perdana untuk membuktikan hasil pembinaan sekaligus mengukur kesiapan organisasi dalam mengantarkan atlet Muaythai Kota Solok meraih prestasi.

Ramada menegaskan, dirinya akan menjalankan amanah tersebut dengan memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan pembinaan atlet secara maksimal.

“Ke depan kita akan menjalankan roda organisasi secara maksimal. Fokus utama kami adalah meningkatkan pembinaan agar atlet Muaythai Kota Solok mampu meraih prestasi terbaik, khususnya pada Porprov XVI Sumatera Barat Oktober mendatang,” tegas Ramada.

KONI Dorong Organisasi Solid dan Pembinaan Berkelanjutan

Ketua Harian KONI Kota Solok, Drs. Refinal Zoni, MM, menyampaikan ucapan selamat kepada Ramada atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Muaythai Kota Solok selama empat tahun ke depan.

“Kami mengucapkan selamat kepada Ramada Kurnia Sari. Semoga kepemimpinan ini membawa Muaythai Kota Solok semakin kompak dan berkembang,” ujar Refinal.

Menurutnya, soliditas organisasi menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Karena itu, pembinaan atlet perlu dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan agar potensi atlet muda dapat terus berkembang.

“Harapan kami Muaythai Kota Solok bisa melahirkan atlet berprestasi dan memberi kontribusi nyata untuk Kota Solok di Porprov XVI. KONI siap mendukung program pembinaan sesuai kemampuan masing-masing cabor,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Muskotlub, Andri Nofriadi, S.Pd., mengatakan seluruh rangkaian musyawarah berlangsung tertib dan diwarnai semangat kebersamaan.

Terbentuknya kepengurusan baru diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan seluruh elemen Muaythai Kota Solok dalam satu visi.

Penguatan manajemen organisasi dan pembinaan atlet menjadi dua fokus utama dalam menjalankan kepengurusan periode 2026–2030.

Dengan Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang, kepengurusan Ramada kini memiliki tantangan awal untuk menerjemahkan visi tersebut ke dalam pembinaan dan prestasi atlet di arena pertandingan.(*)

Editor : Hendra Efison
Muaythai Kota Solok Ramada Kurnia Sari Muaythai Sumatera Barat pembinaan atlet Porprov XVI