Mourinho Menang di Debut Kedua, Espi Jadi Pahlawan Madrid di Espanyol

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:35 WIB
Carlos Espí mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Espanyol pada laga Liga 2026/2027. (Foto: X @realmadrid)
Carlos Espí mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Espanyol pada laga Liga 2026/2027. (Foto: X @realmadrid)

PADEK.JAWAPOS.COM – Jose Mourinho mengawali periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid dengan kemenangan dramatis. Los Blancos mengalahkan Espanyol 2-1 pada laga pembuka Liga 2026/27 di RCDE Stadium, Minggu (23/8/2026) dini hari WIB.

Real Madrid sempat unggul lebih dulu melalui Jude Bellingham pada menit ke-9. Namun, Espanyol mampu menyamakan kedudukan lewat Alex Calatrava pada menit ke-30.

Kemenangan Madrid akhirnya ditentukan pemain baru Carlos Espí pada menit ke-90. Masuk sebagai pemain pengganti, Espi memanfaatkan bola liar di kotak penalti untuk mencetak gol yang memastikan tiga poin bagi Real Madrid.

Debut Kedua Mourinho Berakhir dengan Kemenangan

Pertandingan melawan Espanyol menjadi laga pertama Mourinho setelah kembali menangani Real Madrid, 13 tahun setelah meninggalkan klub tersebut.

Mourinho kini menghadapi tantangan untuk mengendalikan ruang ganti setelah situasi yang terjadi pada musim sebelumnya. Ia juga dituntut membawa Real Madrid mengakhiri dominasi Barcelona di kompetisi domestik.

Pada laga perdananya tersebut, Mourinho langsung menurunkan sejumlah pemain baru sebagai starter.

Bernardo Silva, Denzel Dumfries, dan Ibrahima Konate tampil sejak menit awal. Sementara itu, Marc Cucurella, Yan Diomande, dan Carlos Espi mendapatkan debut sebagai pemain Real Madrid.

Di lini depan, Mourinho mengandalkan Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Bellingham.

Mourinho: Real Madrid Layak Menang

Mourinho menilai Real Madrid pantas membawa pulang kemenangan dari markas Espanyol. Namun, ia juga mengakui tuan rumah tidak layak menelan kekalahan.

“Kami pantas menang, tetapi Espanyol tidak pantas kalah,” ujar Mourinho.

Menurut Mourinho, Real Madrid mampu melakukan kontrol dan tekanan dengan lebih baik pada babak kedua. Meski demikian, ia mengakui timnya harus mengambil banyak risiko untuk mendapatkan kemenangan.

Espanyol dinilai mampu bertahan dengan baik, terorganisasi, serta berbahaya ketika melancarkan serangan balik.

Mourinho juga menyoroti kondisi fisik Espanyol. Menurutnya, tidak ada pemain Espanyol yang tampil di Piala Dunia sehingga mereka memiliki waktu lebih panjang untuk bekerja bersama.

Mourinho Soroti Peran Pemain Pengganti

Selain gol kemenangan Espi, Mourinho memberikan perhatian khusus terhadap kontribusi pemain yang masuk dari bangku cadangan.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan Real Madrid membutuhkan seluruh skuad karena harus menjalani empat kompetisi secara serius.

“Kemenangan dengan jiwa dan juga dari bangku cadangan,” kata Mourinho.

Menurut Mourinho, pemain yang tidak menjadi starter harus mampu mengatasi rasa frustrasi dan tetap bekerja untuk kepentingan tim.

Ia menilai lima pemain yang masuk pada pertandingan tersebut memberikan respons positif dan menunjukkan keinginan membantu tim meraih kemenangan.

Carlos Espi Dapat Pujian Mourinho

Carlos Espi mendapat pujian khusus setelah menjadi penentu kemenangan Real Madrid pada menit ke-90.

Mourinho menggambarkan Espi sebagai pemain muda yang menyenangkan dan pekerja keras. Menurutnya, kontribusi Espí tidak hanya terlihat dari gol kemenangan.

Mourinho bahkan menyoroti momen ketika Espi memberikan bola dengan membelakangi gawang kepada Mbappe dalam pertandingan tersebut.

Menurut Mourinho, proses pemilihan Espi bermula ketika terdapat kemungkinan Gonzalo bergabung dengan Fulham. Juni Calafat kemudian mengajukan sejumlah nama pemain untuk dibahas.

Setelah melakukan analisis terhadap profil tersebut, Real Madrid memilih Espi.

“Dia pemain yang sangat muda, dengan profil pemain yang kami butuhkan untuk pertandingan seperti ini,” ujar Mourinho.

Mourinho Jelaskan Peran Bellingham

Mourinho juga menjelaskan peran Bellingham dalam sistem permainan Real Madrid.

Menurutnya, pemain Inggris tersebut bisa bermain sebagai gelandang nomor 6 maupun nomor 8. Namun, Mourinho lebih menyukai Bellingham bermain dekat dengan gawang karena memiliki kemampuan mencetak gol.

“Dia adalah pemain yang punya gol dan harus bermain di posisi dekat dengan gol,” kata Mourinho.

Bellingham langsung membuktikan peran tersebut dengan mencetak gol pembuka Real Madrid pada menit ke-9.

Mourinho menjelaskan Real Madrid memulai pertandingan dengan Bernardo dan Valverde di belakang. Bernardo dinilai memiliki kemampuan mengorganisasi permainan, sedangkan Valverde dapat lebih sering maju ketika bermain bersama Tchouameni atau Camavinga.

Mourinho Andalkan Kedalaman Skuad

Mourinho juga menyoroti tantangan dalam menentukan pemain starter dan pemain pengganti.

Menurutnya, sulit menentukan 11 pemain utama ketika masih terdapat 12 pemain di bangku cadangan.

Sejumlah pemain Real Madrid juga mengalami cedera. Karena itu, Mourinho menilai pemain yang tidak menjadi starter harus mampu menghadapi rasa frustrasi dan tetap bekerja untuk kepentingan tim.

Lima pemain yang masuk saat menghadapi Espanyol dinilai telah menunjukkan respons positif dan keinginan membantu tim.

“Kami membutuhkan skuad ini,” kata Mourinho.

Mourinho menegaskan Real Madrid harus menjalani empat kompetisi secara serius sehingga membutuhkan kontribusi seluruh pemain.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Carlos Espí Vini Jr espanyol jose mourinho real madrid