Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Raisya Argya Putri, Duta Pariwisata Populerkan Tanah Agam

Hendra Efison • Senin, 11 Maret 2024 | 05:21 WIB
Raisya Argya Putri, Uni Duta Pariwisata Wakil I Agam 2023
Raisya Argya Putri, Uni Duta Pariwisata Wakil I Agam 2023

Oleh: Selsabila Khairani Putri, Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media SV IPB University

Senin, 19 September 2023 merupakan hari yang bersejarah bagi Raisya Argya Putri. Pasalnya, julukan duta pariwisata secara resmi disematkan pada namanya. Pemudi yang akrab dipanggil Raisya ini berhasil menjadi Duta Pariwisata Wakil 1 Agam tahun 2023 pada ajang Uda Uni Agam.

Raisya merupakan seorang mahasiswi asal Kabupaten Agam. Saat ini, Raisya tengah berada di tahun kedua perkuliahan pada Jurusan Administrasi Publik Universitas Andalas, Padang. Lahir dan besar di tanah Minangkabau, membuatnya ingin berkontribusi langsung terhadap daerahnya. Menjadi duta pariwisata merupakan salah satu dari banyaknya kontribusi yang ia lakukan secara langsung untuk negerinya.

Melihat banyaknya potensi wisata daerah yang terbengkalai, menjadi motivasi besar Raisya untuk menjadi duta pariwisata. Banyaknya warga lokal yang ingin menjelajahi wilayah lain, dan mengabaikan keindahan negeri sendiri membuatnya ingin membuktikan bahwa setiap daerah memiliki keindahannya sendiri. Begitu juga dengan Kabupaten Agam yang memiliki banyak kisah unik di baliknya. Melihat kenyataan inilah, Raisya bertekad untuk dapat membangkitkan potensi wisata daerah di mata masyarakat luas.

Perjuangan untuk mewujudkan cita-cita yang ia miliki, tentu saja membutuhkan proses yang tak mudah. Maka dari itu, ia mencoba untuk menjadi generasi yang paham akan potensi daerah. Serta menjadi generasi yang mampu untuk mengelola dan mengembangkan potensi tersebut. Melalui ajang Uda Uni Duta Wisata ini lah, ia memulai perjalanan untuk mimpinya.

Ajang Uda Uni Duta Wisata Agam 2023 yang diselenggarakan di bawah naungan Dispapora, menjadi awal mula perjalanan Raisya. Pendaftaran serta pengiriman berkas dilakukan pada bulan Agustus 2023. Terdapat beberapa seleksi yang harus Raisya jalani. Mulai dari seleksi berkas, wawancara, tes pengetahuan, dan masih banyak lagi.

Raisya memiliki semangat yang tinggi untuk dapat bersaing secara sehat dengan para kandidat lainnya. Hingga ia mampu menjadi salah satu dari 10 pasang finalis Uda Uni Duta Pariwisata Agam.

Perjuangan yang lebih berat ia hadapi. Bersaing secara langsung dengan orang-orang yang sudah memiliki pengalaman dan kisah yang luar biasa. Rasa ketidakpercayaan diri, sempat menggoyahkannya. Namun mengingat citanya untuk negeri, ia mampu melewati cobaan diri tersebut.

Finalis Uda Uni Duta Pariwisata Agam diwajibkan untuk melaksanakan karantina selama 3 hari. Pembekalan pengetahuan dan spiritual ditanamkan dengan kokoh kepada para finalis. Selama masa karantina, Raisya banyak mendapatkan pelajaran dan pola pikir baru sehingga ia mampu untuk menjadi diri yang lebih baik. Tentunya lebih baik untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Karantina yang berlokasi di Lubukbasung, Sumatera Barat ini, banyak mengubah pribadinya. Raisya menjadi orang yang lebih cermat, sopan, dan lebih mengenal budaya sendiri. Perubahan positif tersebut juga menjadi penilaian dalam penyeleksian duta pariwisata. Sehingga Raisya lebih cermat lagi dalam mengimplementasikan ilmu yang telah didapat.

Masa karantina yang tidak mudah, padat, dan upayanya melawan kecemasan diri tersebut, akhirnya berbuah manis. Setelah melalui seleksi dalam bidang pariwisata, etika dan kepribadian, public speaking, bahasa inggris, adat dan budaya, organisasi dan kepemimpinan, baca Al Quran, serta pengetahuan umum, hari penting pun tiba.

Grand final Ajang Uda Uni Duta Pariwisata Agam 2023, menjadi penentu. Raisya berhasil menjawab pertanyaan dengan yakin, lugas, dan tegas, sehingga ia mampu menyelesaikan seleksi dengan baik. Raisya yang sudah berjuang meningkatkan nilai diri, akhirnya berhasil menjadi Uni Duta Pariwisata Wakil 1 Agam 2023.

Julukan baru yang ia dapatkan ini, menjadi proses awalnya untuk berbakti pada negeri. Melakukan promosi wisata daerah, sudah menjadi hal wajib yang ia lakukan. Menemukan daerah potensial wisata baru, mengembangkan wisata, hingga menciptakan inovasi terkait pariwisata Kabupaten Agam menjadi kegiatannya. Publikasi dengan berbagai media, juga menjadi program kerja yang dirancang agar wisata daerah Agam dapat dikenal masyarakat luas.

Raisya aktif pada media sosial instagram @ikatanudauniagam untuk publikasi wisata Agam. Membuat konten mengenai daerah wisata di Kabupaten Agam menjadi hal yang rutin dilakukan. Pembuatan konten berupa foto serta video dilakukan sebagai upaya penyebarluasan informasi mengenai wisata Agam. Menampilkan visual keindahan wisata Agam sekaligus dengan informasi terkait daerah wisata tersebut.

Selain melakukan aktivitas yang berkaitan langsung dengan pariwisata, Raisya sebagai Uni Duta Pariwisata juga melakukan aktivitas sosial kemanusiaan. Seperti saat terjadinya bencana Gunung Marapi akhir tahun silam, Raisya dan tim sebagai duta pariwisata bekerjasama dengan pihak kesehatan setempat. Program yang dilakukan berupa pembagian masker gratis kepada penduduk daerah yang terdampak abu vulkanik Gunung Marapi. Program menanam pohon demi kelestarian lingkungan juga kerap dilakukan oleh duta pariwisata sebagai bentuk kontribusi terhadap negeri.

Raisya juga aktif pada akun instagram pribadinya @raaisyaargyaa_. Ia kerap bekerjasama dengan beberapa pihak untuk publikasi wisata dan hal menarik mengenai Sumatera Barat. Seperti pada salah satu postingan yang berkolaborasi dengan akun instagram @minangtourism serta akun @bukittinggiku.ig, membagikan sebuah objek wisata air di Baso Agam. Serta beberapa postingan lainnya yang memaparkan tentang destinasi wisata, penginapan, hingga gerai makanan dan minuman yang wajib dikunjungi jika berkunjung ke Sumatera Barat.

Sebagai mahasiswi, Raisya juga memiliki kehidupan yang cukup padat. Mulai dari perkuliahan, organisasi, hingga persiapan untuk menjadi mahasiswa berprestasi di kampusnya. Raisya bergabung dengan himpunan sanggar mahasiswa di kampusnya.

Raisya kerap kali tampil pada beberapa acara kampus dengan membawakan tari tradisional seperti Tari Piriang. Hal ini juga merupakan upaya Raisya untuk tetap melestarikan budaya Minangkabau, tempat dimana ia dibesarkan. Saat ini Raisya juga tengah menyiapkan diri pada seleksi mahasiswa berprestasi di kampusnya.

Raisya juga berpesan bahwa, kita sebagai generasi muda harus terus berjuang. Jika bukan kita maka siapa lagi yang akan menciptakan pelestarian dan pengembangan tersebut terutama dalam bidang pariwisata daerah. Ia juga memiliki sebuah kata motivasi yang mampu membuatnya bertahan dan berkembang. Raisya berkata bahwa tidak perlu menjadi sempurna dari orang lain, namun harus berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Waktu terus berputar dan hari kemarin telah menjadi sejarah, maka bertindaklah untuk dapat berkembang ke arah yang positif. (***)

Editor : Hendra Efison
#Duta Wisata Agam #Raisya Argya Putri #Uda Uni Agam 2023