Penarikan dilakukan karena masalah pada mesin yang dapat menyebabkan kehilangan tenaga dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pengumuman ini disampaikan pada Selasa (29/4) waktu setempat.
Recall ini mencakup kendaraan tahun produksi 2021 hingga 2024 dengan mesin bensin V8 6.2L, termasuk Cadillac Escalade dan Escalade ESV, Chevrolet Silverado 1500, Suburban, dan Tahoe, serta GMC Sierra 1500, Yukon, dan Yukon XL.
GM menjelaskan bahwa komponen batang penghubung (connecting rod) dan poros engkol (crankshaft) pada mesin tersebut berpotensi mengalami cacat produksi, dan dapat menyebabkan kerusakan atau kegagalan mesin total.
Di Amerika Serikat saja, recall ini mencakup hampir 600.000 kendaraan.
Menurut GM, terdapat 12 kecelakaan dan 12 cedera di AS yang kemungkinan terkait dengan masalah mesin ini.
Sebagai bagian dari penarikan, dealer akan melakukan inspeksi mesin dan, jika diperlukan akan melakukan perbaikan atau penggantian mesin.
Bagi kendaraan yang lolos inspeksi, GM akan memberikan pelumas dengan viskositas lebih tinggi, disertai penggantian tutup pengisi oli serta filter oli.
Langkah recall ini dilakukan menyusul penyelidikan yang dibuka oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada Januari 2025 terhadap 877.710 kendaraan GM terkait laporan kerusakan mesin pada unit dengan mesin V8. GM kemudian melakukan investigasi internal.
Sejak 2022, GM tercatat telah menutup tiga penyelidikan terkait masalah serupa setelah menilai informasi keselamatan di lapangan.
Namun, perusahaan mengidentifikasi sebanyak 28.102 laporan dan insiden di AS yang kemungkinan berkaitan dengan kegagalan mesin, termasuk 14.332 kasus kehilangan tenaga dorong (propulsion) akibat kerusakan pada poros engkol, batang penghubung, atau bantalan mesin.
GM menyarankan pemilik kendaraan yang masuk daftar recall untuk segera menghubungi dealer resmi guna mendapatkan pemeriksaan dan tindakan lanjutan.(*)
Editor : Heri Sugiarto