Korban diketahui bernama Fahri, warga Kotolalang, Lubukkilangan hanyut Minggu (7/11) sekitar pukul 15.00. Korban hanyut ketika mandi-mandi di bantaran sungai bersama teman- temannya.
Jenazah korban ditemukan di pinggir sungai yang berjarak sekitar 300 meter dari tempat korban dinyatakan hilang. Kakansar Asnedi menyebutkan korban ditemukan dalam posisi tertelungkup.
“Jasad korban kita temukan di Kampung Baru, tidak terlalu jauh dari lokasi terakhir korban saat mandi-mandi. Kita temukan korban meninggal dunia dengan posisi tertelungkup,”jelasnya.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang, Sutan Hendra menjelaskan kronologis pencarian hingga korban ditemukan.
“Dalam prosesnya, ada beberapa titik pencarian. Yang pertama di lokasi awal, selanjutnya berada pada 300-500 meter ke arah bawah dari titik pertama. Sedangkan BPBD berfokus pada banjir kanal dekat GOR H. Agus Salim,” ujarnya.
Sutan Hendra mengatakan, korban telah diserahkan langsung kepada pihak keluarga. Dan dari pihak keluarga sudah membawanya ke rumah duka untuk dimakamkan secepatnya.
Sutan mengingatkan, para orangtua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya yang bermain atau mandi-mandi di aliran sungai.
“Karena kita tidak bisa menebak bagaimana kondisi hulu sungai. Bisa saja di hulu sudah hujan lebat, sehingga dalam waktu singkat air besar itu akan menghantam ke bawah,” ungkap Sutan. (cr3) Editor : Novitri Selvia