Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Padang Tertinggi Positif Covid-19, Habibul: 9 Murid SD Probable Omicron

padek • Kamis, 10 Februari 2022 | 00:39 WIB
Photo
Photo

Setelah 16 murid SD dan guru terkonfirmasi positif Covid-19 di SD 23 dan SDN 24 Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, pada Rabu (9/2/2022) malam Dinas Pendidikan mengungkapkan temuan kasus baru berdasarkan informasi Dinas Kesehatan.


Kali ini, sebanyak sembilan murid SDN 20 Lubukkilangan dinyatakan positif Covid-19 probable varian Omicron. Kasus probable varian Omicron yaitu kasus konfirmasi Covid-19 yang hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan positif S-Gene Target Failure (SGTF) atau uji deteksi Single Nucleotide Polymorphism (SNP) berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) mengarah ke varian Omicron.


"Berdasarkan info yang kita terima dari Dinas Kesehatan Kota Padang, bertambah satu lagi sekolah di Kota Padang yang muridnya terpapar Covid-19. Sebanyak 9 orang dari SDN 20 Lubukkilangan, Kecamatan Lubukkilangan," ungkap Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Habibul Fuadi, Rabu malam (9/2/2022).


Habibul Fuadi menyebut, sebanyak 9 murid yang terkonfirmasi positif Covid-19 probable varian Omicron tersebut diketahui setelah dilakukan tes PCR.


"Murid itu dinyatakan positif Covid-19 probable varian Omicron. Untuk antisipasi agar penyebaran tidak meluas, berdasarkan Perda Kota Padang Nomor 01 Tahun 2021, kita mengambil kebijakan bersama Polsek Lubukkilangan menutup sementara proses pembelajaran tatap muka (PTM) di SDN 20 Lubukkilangan tersebut selama lima hari ke depan," tegasnya.


Sebelumnya pada 7 Februari 2022 lalu, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 421.1/456/Dikbud/Dikdas.03/2022 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6 Sampai dengan 11 Tahun untuk Pencegahan Covid-19.


Salah satu poin dalam surat edaran tersebut, pembelajaran tatap muka hanya boleh diikuti oleh murid yang telah divaksin dan bagi murid yang belum vaksin agar melaksanakan pembelajaran secara mandiri di rumah dan dibimbing orang tua.


"Kita mengeluarkan surat edaran ini semata-mata untuk melindungi murid-murid kita agar tidak terpapar Covid-19. Untuk itu kami berharap kepada murid yang belum divaksin untuk segera vaksin. Mari kita ciptakan 'heard immunty' di Kota Padang," pungkas Habibul Fuadi.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang per 9 Februari 2022, jumlah vaksinasi Covid-19 untuk dosis I sebanyak 94,73 persen, vaksin dosis II 62,22 persen dan vaksin  Booster sebanyak 2,43 persen. Sementara untuk vaksin lansia sebanyak 117,87 persen dan vaksin anak 6-11 tahun sebanyak  14,77 persen.




Photo
Photo
Data Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar, 9 Februari 2022.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar pada 9 Februari 2022, Kota Padang menempati peringkat teratas kasus terkonfirmasi positif Covid-19.


"Dari 221 warga Sumbar terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini, sebanyak 145 orang berasal dari Kota Padang. Jadi, ini perlu perhatian kita bersama bahwa vaksinasi itu sangat penting, begitu juga penerapan protokol kesehatan di manapun berada. Demi melindungi kita orang tua, anak-anak dan orang lain," ungkap Jubir Pemko Padang Amrizal Rengganis.(idr)

Editor : padek
#Kadis Pendidikan Padang #Vaksinasi Anak di Padang #Kasus Covid-19 Padang #Kasus Omicron Padang #Habibul Fuadi #Amrizal Rengganis #Murid SD Omicron #Jubir Pemko Padang