Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Berbuka Dengan Manisnya Lompong Sagu

Novitri Selvia • Kamis, 21 April 2022 | 11:54 WIB
MENGGIURKAN: Lompong sagu ketika baru diangkat dari pemanggangan dan siap disantap.(IST)
MENGGIURKAN: Lompong sagu ketika baru diangkat dari pemanggangan dan siap disantap.(IST)
Lompong sagu adalah salah satu makanan khas tradisional Minangkabau. Makanan tersebut memang saat ini sulit ditemukan, namun ketika memasuki bulan suci Ramadhan, lompong sagu sangat mudah ditemukan apalagi di pasar-pasar pabukoan di Kota Padang.

Lompong sagu sendiri adalah makanan unik yang memiliki tekstur kenyal, lembut, gurih, serta dengan rasa manis. Jika dilihat secara kasat mata, bentuk lompong sagu memang kurang menarik, namun ketika masuk ke mulut, rasa enak akan mendominasi dan membuat siapapun ketagihan.

Salah seorang pedagang lompong sagu di jalan Ampang Kota Padang, Iza, 30, kepada Padang Ekspres mengatakan, makanan khas tersebut memang diburu oleh masyarakat ketika memasuki bulan Ramadhan.

“Penjualan lompong sagu sedikit mengalami peningkatan karena masyarakat banyak menjadikan kuliner tersebut sebagai salah satu menu untuk berbuka puasa,” ujarnya.

Dijelaskan, proses pembuatan lompong sagu terbilang cukup mudah. Pertama, lompong sagu yang terbuat dari tepung sagu, dicampur dengan pisang. Kemudian, dicampur dengan gula aren dan kelapa. Setelah semua bahan tercampur, dibungkus dengan daun pisang sepanjang 7 cm.

Ia menambahkan, bagian memasak adalah bagian terunik dari jajanan lompong sagu, cara memasaknya yang memang masih tradisional, yaitu dipanggang menggunakan arang. Aromanya yang menggoda akan langsung tercium saat dalam proses pemanggangan.

“Untuk harganya sendiri sangat ramah di kantong masyarakat. Lompong sagu ini hanya seharga Rp 2 ribu untuk satu buah lompong sagu,” jelas Iza.

Jajanan ini akan terasa sangat nikmat ketika dinikmati selagi hangat, karena saat hangat teksturnya yang kenyal dan gurih akan lebih terasa. Setiap gigitan yang nikmat membuat para penikmatnya menjadi ketagihan untuk terus melahapnya, sehingga sangat cocok sekali menjadi santapan saat berbuka puasa.

Lebih lanjut disampaikan, kuliner lompong sagu tidak hanya disukai oleh kalangan tua saja, tapi juga anak-anak muda saat ini. Jika ingin menikmati lezatnya lompong sagu, masyarakat bisa langsung datang ke jalan Ampang, Kota Padang. (cr4) Editor : Novitri Selvia
#Lompong Sagu #pasar pabukoan