“Namun dengan adanya dana anggaran khusus (DAK) dari APBN yang masuk ke APBD Sumatera Barat lebih kurang Rp16,5 miliar tahun 2022 ini jalan tersebut bisa tuntas,” kata Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, Era Sukma Munaf didampingi Kabid Bina Marganya Dedy Rinaldi, Selasa (17/5).
Menurutnya, Pemerintah Pusat sudah menganggarkan dalam dana alokasi khusus guna pembangunan Jalan Bayang-Alahanpanjang tersebut ditargetkan sepanjang 41 kilometer. Namun kini, masih tersisa sepanjang 9 kilometer.
Tahun 2022 ini akan dikerjakan 7,6 kilometer lagi, dengan rincian 6,6 kilometer pembukaan jalan baru dan 1 kilometer diaspal. Sekarang dalam proses lelang, kalau nanti sudah ada pemenang lelang akan dilanjutkan dengan teken kontrak dan pekerjaan oleh rekanan.
“Jalan ini sangatlah indah. Sejauh mata memandang hijau, rimbun. Tikungannya lumayan bikin deg deg seru tapi serem. Nanti kalau sudah tuntas bisa bus dari Pessel menuju Jakarta bisa lewat sini. Sudah tidak lewat Sitinjaulaut lagi. Beberapa orang penjual ikan dengan sepeda motor yang dibawa ke Alahanpanjang mengakui, kalau siang tidak akan ditemukan hewan buas seperti harimau,” katanya.
“Keuntungan bagi warga Alahanpanjang sampai Solok Selatan bisa menikmati ikan segar, sebaliknya warga Pasabaru Bayang sampai ke Mandeh bisa menikmati sayur-mayur segar,” kata beberapa orang pedagang.
Di Alahanpanjang Kabupaten Solok ada kebun tehnya, sedangkan di Bayang ada jembatan akarnya, terus ke pinggir laut ada kawasan Mandeh. Dua objek wisata ini akan ramai dikunjungi.
Kalau Lebaran kemarin warga tumpah ruah sehingga terjadi kemacetan sepanjang jalan, sekiranya jalan ini selesai arus lalulintas bisa dari Alahanpanjang ke Bayang terus ke wisata Mandeh. (adv)
Editor : Novitri Selvia