“Setiap tahun pasti ada kenaikan dan ini semua sudah bisa diprediksi tiap tahunnya. Setiap maskapai biasanya akan menaikkan harga tiket pesawat mereka saat memasuki peak season atau libur nasional,” ujar pemilik Ero Tour, Oci kepada Padang Ekspres, Senin (12/12).
Oci mengatatakan pembelian tiket pesawat di tempatnya tak mengalami kenaikan yang signifikan. Jumlah tiket terjual dari hari biasanya bahkan dari tahun lalu pun sama saja. “Malah masyarakat biasanya akan menghindari perjalanan di saat peak season Nataru ini karena harga tiket tergolong lebih mahal dari biasanya,” ujar dia.
Lebih lanjut katanya, maskapai yang paling diminati pun tak ada karena setiap maskapai memiliki pasarnya sendiri. Seperti Garuda Indonesia yang biasanya dipilih orang-orang korporat atau Lion Air dan Super Air Jet yang biasa dipilih oleh masyarakat kelas ekonomi.
“Saat ini penjualan tiket masih seperti biasanya dengan pilihan favorit biasanya Padang-Batam kalau ingin ke Singapura, Padang-Jakarta, Padang-Kuala Lumpur ataupun Padang-Medan,” imbuh dia.
Sementara itu, Marketing and Sales Garuda Indonesia Cabang Padang Ayu Enike mengatakan saat ini pergerakan kenaikan penumpang Garuda Indonesia dengan rute Padang-Jakarta belum terlihat jelas, hanya sekitar 2-3 persen saja. Biasanya, kenaikan penumpang baru bisa terlihat pada H-4 hingga di hari H Nataru.
“Secara garis besar, libur Nataru beda dengan Idul Fitri. Kapasitas penumpang kita pada Nataru hanya sekitar 85-89 persen saja. Namun kita masih memantau apabila nanti di H-4 hingga hari H apakah bisa mengalami kenaikan,” kata Ayu.
Tahun lalu, kapasitas penumpang Garuda Indonesia rute Padang-Jakarta hanya sekitar 89-90 persen. Hal ini terjadi karena sebagian besar penumpangnya adalah orang korporat.
“Karena kebanyakan penumpang kita dari perusahaan, di awal bulan sebelum akhir tahun baru pesawat kita akan ramai karena perusahaan biasanya akan tutup buku dan tak lagi melakukan perjalanan di akhir tahun,” sambung Ayu.
Meski begitu, Garuda Indonesia tetap menyediakan dua kali penerbangan Padang-Jakarta setiap harinya dengan 13 seat business class dan 150 kursi untuk kelas ekonomi per satu kali penerbangan.
“Kita malah tak ada kenaikan harga jelang Nataru, harga kita masih pada kisaran Rp 1,3-1,8 juta per perjalanan. Bahkan kita memberikan diskon momen Harbolnas 12.12 Garuda Indonesia untuk penerbangan dari Januari hingga Desember 2023 mendatang,” ungkapnya. (cr7) Editor : Novitri Selvia