Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Telur Ayam Mulai Stabil

Novitri Selvia • Selasa, 31 Januari 2023 | 10:54 WIB
LAYANI PEMBELI: Seorang konsumen membeli telur ayam di lapak Emi, pedagang telur ayam di Pasar Raya Kota Padang, Senin (30/1).(MUHAMMAD HAFIZ/PADEK)
LAYANI PEMBELI: Seorang konsumen membeli telur ayam di lapak Emi, pedagang telur ayam di Pasar Raya Kota Padang, Senin (30/1).(MUHAMMAD HAFIZ/PADEK)
Harga telur ayam yang sempat naik pada libur tahun baru lalu, sekarang berangsur stabil. Jumlah stok yang memadai menjadi penyebab stabilnya harga telur di Pasar Raya Padang.

Pantauan Padang Ekspres, kemarin (30/1), untuk harga telur ayam ukuran super turun dari Rp57 ribu menjadi Rp54 ribu per karton. Sementara itu, telur ayam dengan ukuran standar turun dari Rp 54 ribu menjadi Rp 51 ribu per karton.

Salah seorang penjual telur di Pasar Raya Padang, Emi, 63, menyebutkan, sudah sebulan ini harga telur mengalami penurunan harga.

“Sudah beberapa minggu ini harga telur sudah termasuk stabil, turun sebanyak Rp3 ribu. Dan sudah berlangsung hingga sekarang dan bahkan akhir bulan ini pun, harga kemungkinan masih tetap,” jelasnya.

Menurut Emi, turunnya harga telur dikarenakan permintaan masyarakat yang berubah semenjak awal tahun, beberapa minggu ini permintaan terhadap telur ayam menurun dan pembeli sepi.

“Sesudah libur tahun baru daya beli masyarakat melemah, sebabnya tidak diketahui tapi yang pasti hingga sekarang pembeli sudah mulai berkurang dan berbeda dari saat akhir bulan kemarin,” katanya.

Dia menjelaskan, banyak pedagang yang mengeluh karena pengunjung pasar yang sepi, ditambah tidak banyak yang membeli telur ayam saat ini. Meskipun begitu, ia mengaku hal tersebut tetap berdampak positif, karena stok di tempatnya masih banyak.

“Stok yang disediakan saat ini malahan banyak, cuma pengunjung yang berkurang. Mungkin karena tidak ada uang atau gimana. Kalau seperti ini terus harga telur ini bisa turun lagi,” tuturnya.

Bersamaan dengan itu, pedagang telur ayam lainnya, Riko, 32, menyampaikan saat ini kedainya sedang sepi pembeli. Hal tersebut membuat harga telur ayam menjadi turun, meskipun harganya turun pengunjung masih jarang yang datang.

“Kini sudah banyak yang tidak ke pasar. Entah alasannya malas atau ekonomi dan bisa jadi dua-duanya. Harga telur ayam sudah turun tapi pembeli malah tidak ada, dan mungkin minggu depannya lagi bisa tambah turun,” ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini jumlah pengunjung pasar yang berkurang, membuat pedagang memiliki stok telur yang berlebih, dan hal tersebut membuat pedagang menjadi ragu untuk memesan barang baru.

“Mungkin tambah turun lagi seminggu ini, karena awal tahun ini sudah jarang barang-barang pokok seperti ini yang naik harga, palingan harga bisa berubah lagi ketika masuk bulan puasa,” tutupnya. (mg1) Editor : Novitri Selvia
#pasar raya padang #telur ayam