"Enak". Itu lah ungkapan Winda salah seorang pelanggan Geprekfey saat menikmati ayam panggang yang dilumuri mozzarella.
"Mozzarella yang membalut sekujur ayam panggang ini begitu lumer di mulut. Selain itu, daging ayamnya sangat renyah dan lembut," jelasnya.
Ya, Geprekfey dalam menjalankan usaha kulinernya, menjual seekor ayam panggang yang bisa dinikmati oleh pengunjungnya. Terdapat aneka varian rasa dan toping yang diberikan oleh Geprekfey yang beralamat di Jln Prof DR. Hamka no 65. A Padang, tepatnya di halaman Jesaa Mart Syariah.
Owner dari Geprekfey, Heru (28) menjelaskan, ia memulai usaha menjual se ekor ayam panggang sejak tahun 2020 yang lalu.
"Kita menjual se ekor ayam panggang dengan aneka rasa. Varian rasa yang kita berikan adalah Ayam Bon Malaysia, Ayam Bon Korean Spicy, Ayam Bon Original. Selain itu, kami juga menyajikan Ayam geprek mozzarella, ayam smoky BBQ, Ayam geprek Jolado," ucapnya saat Harian Rakyat Sumbar bertandang ke Geprekfey.
Heru menambahkan, dalam meracik bumbu, Geprekfey meramu bumbu tradisional dan modren. Alhasil,cita rasa dari seekor ayam panggang yang disajikan benar-benar mengena di selera masyarakat Minang.
"Kita mengkombinasikan bumbu tradisional dan modren dalam meramu ayam panggang ini. Alhasil, seekor ayam panggang yang kita jual, selalu habis," jelasnya.
Dalam penjualannya, Geprekfey dapat menghabiskan 80 hingga 100 ekor ayam per hari. "Di akhir pekan, kita biasa menjual 100 ekor ayam, untuk hari normal kita bisa menjual 80 ekor ayam," paparnya.
Untuk harga, Heru menjelaskan, harga seekor ayam yang dijual oleh gerai Geprekfey tidak membuat kantong bolong.
"Untuk harga sendiri kita sangat kompetitif. Kita menjual seekor ayam panggang berkisar 70 ribu hingga 90 ribu. Sangat kompetitif, dan ayam yang kita jual ini sangat digemari oleh anak-anak hingga orang dewasa," tutupnya. (edg/jpg) Editor : Hendra Efison