“Alhamdulilllah, hari ini (kemarin, red) kita kembali melanjutkan program Semata jilid III,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa, kemarin.
Pada program Semata jilid III ini nantinya akan menyasar 11 keluarga tidak mampu dari 11 kecamatan se-Kota Padang. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus membedah rumah-rumah warga tak layak huni di Kota Padang.
“Kita ingin memberikan kebahagiaan kepada keluarga-keluarga kita yang kurang mampu,” tutur Wako Hendri Septa.
Dalam program ini, keluarga yang terpilih akan dijemput langsung oleh wali kota dan jajaran ke rumahnya. Mereka kemudian diajak berbelanja ke pusat perbelanjaan yang ada di Padang.
Setelah itu, mereka dibawa ke rumah dinas wali kota untuk berbuka puasa bersama dan bermalam hingga esoknya sahur bersama. Tak hanya itu, rumahnya juga akan dibedah melalui bantuan Baznas Kota Padang sebesar Rp 25 juta. Diperkirakan pembangunannya selesai sebelum Lebaran nanti.
Pada kesempatan itu, Wako Hendri Septa mengungkapkan dalam upaya membedah rumah tak layak huni di Kota Padang memang tidak cukup lewat program Semata.
“Kita juga berharap lewat program Semata ini turut mengetuk pintu hati para dermawan untuk bisa saling peduli kepada warga kurang mampu di Kota Padang. Baik dari BUMN/BUMD, perusahaan swasta dan pemangku kepentingan lainnya.
Semoga dengan kebersamaan ini, semakin banyak warga kurang mampu di Kota Padang yang dapat kita bantu,” tutur Wako Hendri Septa sembari menambahkan, program kebanggaan Kota Padang ini merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia.
Wako menyebut, di luar Ramadhan, Pemko Padang akan melakukan program bedah rumah warga tidak mampu sebanyak 100 rumah di Kota Padang Sementara itu, Yasril Nafutra terlihat bahagia ketika didatangi orang nomor satu di Kota Padang bersama rombongan ke rumahnya.
“Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat berterima kasih kepada bapak wali kota dan semua pihak yang telah membantu kami melalui program Semata ini,” ucapnya. (eri) Editor : Novitri Selvia