Pantauan Padang Ekspres, Kamis (4/5) di lokasi, jalan rusak dan licin karena ada mobil mengangkut bahan bangunan melewati jalan tersebut. Warga setempat Jainab, 48, mengatakan, jalanan rusak dan licin sudah terjadi sejak satu bulan yang lalu dan diperparah karena musim hujan.
“Jalan yang becek seperti ini sudah sebulan belakangan karena kan musim hujan jadi jalan ini terkena air makanya jadi seperti ini,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, karena mobil pengangkut bahan pembangunan melewati jalan tersebut makanya saat hujan deras jalan tersebut menjadi licin. Bahkan sudah banyak masyarakat yang terjatuh saat melewati jalan tersebut.
“Saya kalau sudah hujan pasti waswas sendiri tidak hanya melihat masyarakat terjatuh namun juga kondisi rumah saya yang sering kena ciprat lumpur. Apalagi kalau ada yang agak kencang pasti sudah kena ke sini,” tambahnya.
Siswi SMAN 16 Padang Salsabila, 17, yang sering melewati jalan tersebut mengaku sangat cemas bila berkendara saat hujan, karena ia hampir saja terpeleset saat melewati jalan yang licin menuju sekolahnya itu.
“Ya sekarang ini saya memang takut kalau harus bawa motor sendiri lewat jalan yang licin ini. Kemarin saja pas awal sekolah saya hampir saja jatuh karena licinnya jalanan,” ungkapnya.
“Harapan saya sama warga lainnya, semoga saja pemerintah bisa mengaspal jalan ini dan meminta agar pembangunan perumahan ada solusi agar tidak membahayakan kami saat melewati jalan ini,” tutupnya.
Menanggapi kondisi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Tri Hadiyanto kepada Padang Ekspres, Kamis (4/5) langsung menugaskan timnya turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap jalan yang dikeluhkan masyarakat tersebut.
“Kebetulan karena sekarang saya sedang di luar kota, jadi yang turun itu tim atau petugas kita. Untuk melihat kondisi jalan yang dikeluhkan, apa permasalahannya. Memang jalan itu permasalahannya karena ada pembangunan perumahan, dan membuat tanah banyak berceceran di jalan, makanya jalan jadi licin,” jelasnya.
Namun, ia mengakui secara garis besar kerusakan jalan di daerah tersebut tidak begitu mengkhawatirkan. Hanya saja terganggu karena aktivitas pembangunan perumahan yang ada di sekitar lokasi.
“Kalau jalan rusaknya itu sebenarnya tidak terlalu parah, tapi sekarang rusaknya karena ada material tanah yang berjatuhan ditambah lagi hari hujan, jadinya licin. Maka dari itu bidang pengawasan kita utus untuk lihat langsung,” terangnya.
Adapun yang akan dilihat Bidang pengawasan PUPR Padang dilokasi adalah persoalan kerusakan jalan, pengawasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Namun, yang pasti dalam hal ini pihaknya akan melakukan tindakan tegas.
“Jika memang berkaitan dengan Amdal nantinya, akan kita koordinasikan juga dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Yang jelas ini akan kita ambil sikap tegas,” tutupnya. (d/mg1) Editor : Novitri Selvia