Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, tujuan pembagian ribuan masker tersebut kepada masyarakat adalah untuk meminimalisir dampak dari kabut asap tebal terhadap kesehatan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Pembagian masker sendiri dimulai dari pukul 09.00.
“Kami dari BPBD Kota Padang sengaja membagikan masker di kawasan Pasar Alai, karena pasar merupakan salah satu pusat keramaian yang mobilitas dan aktivitas masyarakat tinggi.
Jadi di tengah kabut asap tebal ini, banyak masyarakat yang masih tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan,” jelas Sekretaris BPBD Kota Padang Robert Eka Putra kepada wartawan.
Robert mengatakan, ada sekitar 3.500 masker yang dibagikan kepada masyarakat yang terdiri dari pedagang, pengunjung pasar, dan pengendara kendaraan bermotor. Hal ini dilakukan agar masyarakat selama kabut asap melanda Kota Padang terhindar dari penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
“Sama-sama kita lihat tadi (kemarin) saat pembagian masker, masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker. Padahal dalam beberapa hari terakhir Indeks Kualitas Udara (IKU) Kota Padang bisa dikatakan menurun,” ujarnya.
Selain membagikan masker, Robert menyebutkan, pihaknya juga memberikan sosialiasasi dan edukasi kepada masyarakat terkait hal-hal yang harus dilakukan ketika kualitas udara di Kota Padang sedang mengalami penurunan.
“Salah satunya seperti harus mengatur jadwal kapan harus keluar rumah agar bisa menghindari terpaparnya atau terhirupnya kabut asap terlalu lama ketika berada di luar ruangan,” sebut Robert.
Kemudian pihaknya juga membagikan surat edaran (SE) tentang imbauan kepada masyarakat Kota Padang untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah ketika kabut asap tebal melanda Kota Padang saat ini.
“Jadi jangan menambah kabut asap dengan membakar sampah. Kemudian dan SE itu masyarakat diminta menjaga aktivitas mereka ketika berada di luar ruangan dengan selalu memakai masker,” pungkasnya.
Tak hanya di kawasan Pasar Alai, pembagian masker juga dilakukan di kawasan Pantai Padang oleh Kodim 0312/Padang. Pembagian masker itu dilaksanakan juga dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI.
Komandan Kodim (Dandim) 0312/Padang, Kolonel Jadi mengatakan bahwa saat kondisi kabut asap yang tebal, masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker. Tentunya ia menyebut, hal itu akan berdampak buruk pada kondisi kesehatan masyarakat itu sendiri.
Menurutnya, pembangian masker ini dilakukan guna mengantisipasi masyarakat dari penyakit ISPA. Diketahui saat ini, angka penderita ISPA di Kota Padang sudah mencapai 2.020 orang.
“Dalam kesempatan masyarakat sedang ramai ini, kita tidak hanya membagi-bagikan masker, tapi juga mensosialisasikan bahwa antisipasi kabut asap ini tidak hanya dengan menggunakan masker saja, tapi bagaimana itu kita juga meminimalisir aktivitas di luar ruangan agar tidak terlalu terpapar kabut asap,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sudah banyak imbauan dari pemerintah terkait kondisi udara yang semakin lama semakin buruk. Jika ada masyarakat yang merasakan gejala sakit pada mata, gangguan saluran pernapasan dan gangguan kesehatan lainnya agar segera dibawa ke layanan pusat kesehatan terdekat. (adt/s) Editor : Novitri Selvia