Salah seorang pedagang Eva Susila Wati, 44, kepada Padang Ekspres, Senin (30/10) mengatakan, lapak buah miliknya berada persis di depan bak kontainer sampah tersebut. Dia merasa sangat terganggu dengan keberadaan kontainer sampah tersebut karena selain sampah menumpuk, bau yang dikeluarkan juga menyengat.
“Apalagi bak sampahnya kadang berisi sampah ikan atau daging yang sudah membusuk, jadi baunya itu amis. Kondisi ini tentu membuat pengunjung tidak mau datang ke lapak kami,” jelasnya.
Eva berharap kepada pemerintah melalui instansi terkait agar bak sampah tersebut bisa dipindahkan atau sampah-sampah yang menumpuk bisa diangkut seger sehingga sampah-sampah tidak menumpuk di bak kontainer tersebut.
Sementara itu, salah seorang pengunjung Pasar Lubukbuaya Rudi, 36, mengungkapkan, kontainer sampah yang dekat dengan lapak pedagang membuat dirinya enggan singgah ke lapak tersebut.
“Saya sering ke pasar ini untuk berbelanja. Dan memang saya cukup terganggu dengan baunya (sampah). Tapi kalau sampahnya cuma sampah biasa seperti plastik, ya tidak terlalu bau. Tapi kalau isi bak sampahnya ada ikan, itu baunya busuk,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Padang Syahendri Barkah mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang dalam pengelolaan sampah di pasar.
“Kita sudah koordinasi, dimana setiap malam, dan pagi itu ada petugas kebersihan kita dan DLH. Apabila kekurangan bak sampah atau container, serta keluhan lainnya, bisa melalui UPTD Pasar masing-masing,” ujarnya. (s/mg1) Editor : Novitri Selvia