Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Cabai dan Bawang Merah Kian Melonjak

Silvina Fadhilah • Rabu, 5 Juni 2024 | 12:16 WIB

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Raya Padang sedang menunggu pembeli di lapaknya, kemarin. (SILVINA/PADEK)
Salah seorang pedagang cabai di Pasar Raya Padang sedang menunggu pembeli di lapaknya, kemarin. (SILVINA/PADEK)
PADEK.JAWAPOS.COM—Sejak beberapa minggu terakhir, harga cabai merah dan bawang merah di pasar-pasar Kota Padang menunjukkan tren kenaikan. Menurut sejumlah pedagang, kondisi itu disebabkan oleh tingginya biaya distribusi pasokan pascabencana alam yang terjadi di tiga daerah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Pantauan Padang Ekspres di Pasar Raya Padang, kemarin, akibat kenaikan harga tersebut, berdampak terhadap menurunnya daya beli masyarakat dan berimbas kepada penghasilan yang didapatkan oleh para pedagang sembako di Pasar Raya Padang.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Raya Padang Linda kepada Padang Ekspres mengatakan, saat ini harga cabai merah lokal mencapai Rp 60 ribu per kilogramnya. Sebelumnya harga cabai merah berada pada kisaran Rp 44 ribi sampai Rp 45 ribu per kilogram.

“Kalau untuk harga bawang merah saat ini berada pada harga Rp 40 ribu per kilogram. Naiknya sangat signifikan sejak terjadinya bencana alam di Sumbar,” katanya.

Ia mengungkapkan, kondis itu membuat daya beli masyarakat menurun. Linda mengaku khawatir dengan kondisi menurunnya daya beli masyarakat. Pasalnya hal itu berdampak terhadap penghasilan yang didapatkan sehari-hari.

“Apalagi setelah banjir lahar dingin yang melanda beberapa wilayah di Agam dan Padangpanjang yang merupakan salah satu daerah pemasok cabai dan sayur-sayuran ke Kota Padang. Akibat bencana alam tersebut kualitas barang menjadi kurang bagus, serta stok sayur dan cabai lokal menipis akibat gagal panen,” kata dia.

Operasi Pasar Murah Digelar

Menanggapi kondisi itu, Pemerintahan Kota Padang melalui Dinas Perdagangan Kota Padang menggelar Operasi Pasar Murah, pengadaan Toko Tani Indonesia Center dan penyedian bahan pokok lainnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Syahendri Barkah mengatakan, Operasi Pasar digelar dari 4 hingga 7 Juni mendatang. Di Operasi Pasar itu, harga kebutuhan pokok di bawah harga pasar. Pelaksaan Operasi Pasar digelar di empat kecamatan di Kota Padang.

Pertama di Kecamatan Pauh yang digelar di Kantor Camat Pauh, Kecamatan Kototangah di lapangan Puskesmas Dadok Tunggulhitam, Kecamatan Kuranji di Kantor Camat Kuranji, dan Kecamatan Nanggalo di Kantor Camat Nanggalo.

Ia melanjutkan, dalam kegiatan Operasi Pasar itu, masyarakat diberikan voucher belanja yang jumlahnya sekitar 2.000 voucher, untuk ditukarkan saat melakukan transaksi belanja di Operasi Pasar Murah. Nantinya tarif transaksi akan diganti pemerintah dalam bentuk uang kepada pelaku usaha.

Dijelaskan, adapun tujuan Operasi Pasar Murah adalah sebagai upaya Pemerintah Kota Padang membantu masyarakat kurang mampu sehingga bisa membeli kebutuhan sembako dengan harga terjangkau di tengah harga sembako yang melambung tinggi saat ini.

Syahendri menjelaskan, di Operasi Pasar Murah juga terdapat pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, pembinaan UKM dan pelayaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital.

“Terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha, semua komoditi kemungkinan akan naik. Melalui Operasi Pasar diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau,” kata dia. (cr1)

Editor : Adetio Purtama
#harga cabai merah naik #operasi pasar murah #pasar raya padang #pascabencana #Syahendri Barkah #Dinas Perdagangan Kota Padang