Dengan lomba ini diharapkan para peserta dapat menjadi agen literasi cilik yang dapat meningkatkan kegemaran membaca di lingkungan sekitarnya.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Padang Feri Mulyani Hamid saat membuka Lomba Bertutur Bagi Siswa-Siswi SD Tingkat Kota Padang Tahun 2024 di Hotel Kawana, Rabu (19/6).
Ia melanjutkan, pembudayaan gemar membaca perlu ditanamkan sejak dini dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Membaca bukanlah kebiasaan yang biasa, tetapi hal biasa yang harus dibiasakan.
”Seperti pepatah mengatakan ’alah bisa karena biasa’. Kita membiasakan diri untuk membaca seperti kita lakukan pada kebiasaan lain,” tuturnya.
Ia berharap, dengan upaya ini budaya gemar membaca pada anak semakin tinggi dan mutu pendidikan bagi anak didik semakin baik.
”Pembudayaan gemar membaca ini harus menjadi perhatian bersama. Saya berharap kepada seluruh peserta dan guru pendamping dapat meningkatkan minat baca pada anak didik, sehingga muncul generasi muda dari tingkat SD yang dapat menjadi panutan dalam menjalankan kebiasaan gemar membaca dan literasi,” harapnya.
Ia menambahkan, pemenang dari lomba ini nantinya akan mewakili Kota Padang di tingkat propinsi. Dan jika menang akan mewakili propinsi ke tingkat nasional.
Sementara itu, panitia lomba Sefni Hayati mengatakan, lomba bertutur ini sebagai wadah untuk meningkatkan budaya baca dan literasi di kalangan siswa-siswi tingkat SD di Kota Padang.
Lomba ini diikuti sebanyak 25 orang siswa SD, terutama kelas IV atau kelas V se-Kota Padang. Mengangkat tema ”Tingkatkan Budaya Baca Anak dengan Bertutur”.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 19-20 Juni. Dengan menghadirkan dewan juri Dewi Kumala Sutra (Story Teller Nasional), Nofri Enisa (Ketua Sahabat Odi Sumbar) dan Fadli Musbar, (Komunitas Cinta Bercerita, Berkisah dan Mendongeng).
”Para pemenang nantinya akan mendapatkan trophy, piagam dan uang tunai,” ujarnya.
Ia menambahkan, lomba ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada anak peningkatkan budaya baca dan literasi melalui jalur SD.
“Kita berharap setelah lomba ini budaya baca anak-anak akan semakin meningkat,” harapnya. (eri)
Editor : Adetio Purtama