Padalah lokasi berjualan di dekat bibir Pantai Padang sudah dilarang oleh Pemerintah Kota Padang karena membuat kondisi objek wisata andalan Kota Padang itu menjadi tidak teratur.
Salah seorang pedagang di Pasar Kuliner Pantai Padang Yanti, 43, kepada Padang Ekspres, Kamis (20/6) mengatakan bahwa beberapa minggu terakhir dagangannya selalu sepi. “Selalu sepi. Kadang sehari cuma dua pembeli yang datang. Bagaimana mau untung kalau seperti ini,” keluhnya.
Ia mengungkapkan, kondisi itu disebabkan lantaran kurangnya perhatian pemerintah kepada pedagang yang dipindahkan ke lokasi Pasar Kuliner Pantai Padang.
“Kami sudah dipindahkan tapi dibiarkan tidak ada jual beli seperti ini. Kami merasa kecewa dan merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah. Karena kami dipindahkan tapi dibiarkan seperti ini seperti terlantar dan tidak ada jual beli. Jangankan untung jualan di sini, kami malah merugi,” ujarnya.
Ia membandingkan sebelum dipindahkan ke area Pasar Kuliner Pantai Padang. Dirinya mengaku lebih banyak untung dibandingkan dengan saat dipindahkan di lokasi saat ini. “Menurun lah. Bahkan tidak ada untungnya. sangat menurun dua kali lipat,” ujarnya.
Ia berharap agar pemerintah dapat tegas terhadap pedagang yang sengaja menggelar lapak dagangannya kembali di depan Pantai Cimpago, kawasan Pantai Padang. “Jika memang diperbolehkan jualan di sana, kenapa kami dipindahkan ke lokasi ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani mengatakan bahwa untuk meramaikan Pasar Kuliner Pantai Padang, pihaknya sudah melaksanakan program dan berbagai upaya. “Saat ini hal itu yang telah kita rencanakan bagaimana Pasar Kuliner Pantai Padang ini bisa ramai kembali,” ungkapnya.
Ia mengatakan, Pasar Kuliner yang sepi lantaran banyaknya pedagang di Pasar Kuliner yang pindah dari lokasi pasar kembali memenuhi area sepanjang pantai.
“Saat ini kita sangat mengupayakan supaya pasar kuliner ini dapat kembali ramai. Apakah nanti kita laksanakan hiburan di lokasi itu atau bahkan kita laksanakan hal-hal yang dilakukan sebagai penarik pembeli nantinya,” tuturnya.
Lebih lanjut ia berharap kepada padagang untuk kembali ke berjualan di Pasar Kuliner Pantai Padang. “Saat ini kita berharap agar pedagang kembali ke lokasi pasar kuliner. Karena kalau tidak ada pedagang di sana tentu akan sepi,” ujarnya lagi.
Yudi mengatakan bahwa Pemerintah Kota Padang sudah menyurati pedagang sebanyak dua kali, Namun pedagang tetap kekeh untuk berjualan di depan kawasan pantai. “Kita akan berkolaborasi dengan dinas terkait untuk kembali meramaikan pasar kuliner ini,” tutupnya. (s)
Editor : Adetio Purtama