Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nue Setiawan melalui Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Sumbar AKBP Agung Pranajaya mengungkapkan bahwa terdapat penurunan 2 persen pada jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama Operasi Patuh 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan juga berhasil ditekan hingga 11 persen.
“Dimana pada 2024 terdapat 89 kejadian dan pada 2023 terdapat 91 kejadian. Untuk korban jiwa meninggal dunia akibat laka tersebut turun 11 persen, yakni pada 2024 terdapat 9 kejadian dan 2023 terdapat 10 kejadian,” ujarnya.
Ia mengatakan, meskipun terjadi penurunan, pihaknya tidak akan lengah. Polda Sumbar akan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Ia menambahkan, salah satu faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan operasi patuh adalah meningkatnya penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile.
“Data menunjukkan bahwa tilang Etle statis naik 52% dan Etle mobile naik 33% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan penggunaan Etle ini menunjukkan komitmen kami untuk penegakan hukum yang lebih obyektif dan transparan,” tambah AKBP Agung.
Ia menyebutkan, untuk tilang manual mengalami penurunan 154%, dengan rincian tahun 2024 sebanyak 2.518 tilang dimana pada tahun 2023 sebanyak 6.398 tilang. Begitu pula dengan pemberian Teguran dimana pada tahun 2024 dikeluarkan sebanyak 9.012 teguran dan tahun 2023 sebanyak 11.354 teguran.
Agung menjelaskan dari analisis data juga menunjukkan bahwa pelanggar lalu lintas didominasi oleh kelompok usia remaja hingga dewasa awal, yakni antara 16 hingga 30 tahun. “Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian, karena menunjukkan pentingnya edukasi keselamatan berlalu lintas sejak dini,” ungkapnya.
Selain penegakan hukum, Polda Sumbar juga gencar melakukan upaya preventif. Sosialisasi dan edukasi terus dilakukan baik melalui media massa, media sosial, maupun kegiatan langsung di sekolah-sekolah.
“Kami berharap dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat dapat terus menurun,” pungkas AKBP Agung. (rid)
Editor : Adetio Purtama